--> Kumpulan Soal Soal SD | Deskripsi Singkat Blog di Sini

Kumpulan dan pembahasan soal SD

Sunday, 26 September 2021

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3

Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestarian lingkungan 

Rangkuman materi kelas  5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestarian lingkungan. Rangkuman materi kelas 5 tema 8 Lingkungan sahabat kita sesuia dengan kurikulum 2013 edisi revisi terbaru.Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3  di buat dengan harapan  dapat memberikan manfaat dan faedah untuk bapak ibu guru agar lebih mudah memahami materi pokok atau materi inti   tema 8 kurikulum 2013 dengan judul “Lingkungan sahabat kita”. Untuk disampakan kepada murid-muridnya di sekolah atau dilembaga bimbingan belajar lainnya. 

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3
Rangkuma kelas 5 tema 8 subtema 3

Rangkuman kelas 3 tema 8 subtema  ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi tema 8 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 upaya pelestraian lingkunagn ini kami lengkapi dengan Kopetensi Dasar dengan tujuan para pengajar dan peserta didik memahami betul kopetensi dasar apa yang harus di capai agar pemebalajran tidak kesana kemari.

Rangkuman Kelas 5 tema 8 subtema 3 upaya pelestarianlingkungan ini juga sudah kami pisah sesuai dengan mutan pelajaran IPA, IPS, Bahasa Indonesia PPKN dan SBdP. Tujuannya untuk mempermudah adik-adik dan para guru saat proses pembelajaran.


Rangkuman kelas 5 Tema 8 Subtema 3 Lingkangan Sahabat Kita Mata Pelajara PPKN

Kopetensi Dasa Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

1.3 Mensyukuri keragaman sosial masyarakat sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhineka Tunggal Ika
2.3 Bersikap toleran dalam keragaman sosial budaya masyarakat dalam konteks Bhineka Tunggal Ika
3.3  Menelaah keragaman sosial budaya masyarakat
4.3  Menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keragaman sosial budaya masyarakat

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

Setiap orang akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada yang  menjadi petani, penjahit, pedagang, nelayan, pegawai swasta, pegawai negeri, tenaga medis, pengusaha, dan lainnya.

Kegiatan  ekonomi yang   dilakukan setiap  orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain  dapat dilihat dari  kegiatan  produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada kegiatan produksi, orang yang  terlibat adalah tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar kegiatan produksi. Tenaga  kerja akan memperoleh balas jasa dari  produsen berupa upah atau gaji dari  produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh  distributor. Dari kegiatan penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor adalah agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.

Banyak pihak terlibat dalam proses produksi pakaian. Ada petani tanaman kapas, pekerja pemintalan, penenun kain, penjahit, dan pengusaha garmen. Setiap pelaku dalam proses produksi pakaian itu mempunyai peran penting, begitu pula dalam proses produksi benda lain. Oleh karena itu hendaknya kita perlu menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain.

Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi dapat dilakukan sebagai berikut.

  1. Menumbuhkan persaingan usaha yang  sehat dalam kegiatan perekonomian.
  2. Menghormati   usaha   ekonomi   orang   lain     dengan   tidak   iri    atas keberhasilannya.
  3. Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang  dilakukan orang lain.
  4. Meneladani keberhasilan orang lain  dengan  meniru sikap positif orang tersebu

Nilai-nilai kebersamaan dalam keragaman sosial di lingkungan tempat tinggalku:

  1. Saling menghargai antar sesama
  2. Bergotong royong antar sesama
  3. Menolong jika sesama memerlukan
  4. Saling bekerja sama antar sesama

Macam Kebudayaan :

a. Kebudayaan Jasmani

merupakan kebudayaan yang dapat dirasakan, dilihat dan diraba. Contohnya arsitektur bangunan, rumah adat, pakaian adat, alat musik, senjata tradisional, makanan tradisional.

b. Kebudayaan Rohani

merupakan kebudayaan yang dapat dirasakan tetapi tidak dapat dilihat atau diraba. Contohnya ideologi dan kepercayaan


Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3  lingkungan  Sahabat Kita pelajaran IPA

Kopetensi Dasa Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 IPA

3.8  Menganalisis siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi serta kelangsungan makhluk hidup
4.8  Membuat karya tentang skema siklus air berdasarkan informasi dari berbagai sumber

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 IPA

Sebagian besar (97%) air yang menutupi planet bumi ini berupa air laut. Air laut tidak bagus untuk diminum. Air laut juga tidak dapat digunakan dalam kebanyakan industri dan keperluan rumah tangga. Untunglah 3% air di dunia berupa air segar, yaitu air yang tidak asin dan dapat digunakan untuk minum, memasak, dan mencuci. 

Persyaratan  air   bersih  meliputi tiga  komponen, yaitu   persyaratan secara fisik,  secara  kimia, dan  kandungan  mikroba yang   terdapat  di dalamnya.

1. Persyaratan secara fisik

  1. Tidak keruh
  2. Tidak berwarna apa pun 
  3. Tidak berasa apa pun
  4. Tidak berbau apa pun
  5. Suhu antara 10 derjat-25derajat  C (sejuk)
  6. Tidak meninggalkan endapan

2. Syarat kimiawi

  1. Tidak mengandung bahan kimiawi yang  mengandung racun 
  2. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang  berlebihan
  3. Cukup  yodium
  4. pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2

3. Syarat mikrobiologi

Tidak  mengandung  kuman-kuman  penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera

sumber gambar : waterpluspure.wordpresscom

Masyarakat memerlukan  air  dalam jumlah yang   sangat  besar. Air yang  akan digunakan diambil dari  sungai-sungai terdekat atau sumber- sumber air  lain  seperti sumur. Air dari  sungai dan sumber-sumber air dialirkan dan disimpan dalam tangki penampung  yang   sangat besar. Tangki  penampungan berisi air ditambahkan sejumlah kecil gas chlorine untuk membunuh kuman berbahaya. Selanjutnya, air  dipompa melalui pipa bawah tanah menuju ke  rumah-rumah penduduk. Air inilah yang digunakan untuk keperluan sehari-hari masyarakat.

Sumber air lainnya didapat dari  penggalian tanah. Lubang penggalian ini  dinamakan sumur. Masyarakat membuat sumur sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari. Dahulu, orang menggunakan timba untuk mengambil air  dari  sumur.

Persediaan  air   bersih semakin  berkurang karena  cadangan  air   tanah berkurang. Cadangan air  tanah berkurang karena air  hujan tidak masuk ke dalam tanah. Sebaliknya, air hujan langsung mengalir ke parit, selokan, lalu ke sungai dan terus ke laut. Air hujan tidak dapat masuk ke dalam tanah karena tidak ada akar-akar pohon yang  dapat menahan air  di dalam tanah. Banyak pohon di  hutan ditebangi.

Berkurangnya cadangan air tanah mengakibatkan banyak mata air kering. Sumur-sumur gali pun cepat kering pada musim kemarau. Akibatnya, penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari- hari. Hasil  panen pun  jauh berkurang karena tanaman pangan kekeringan.

Ada  beberapa tindakan yang   dapat kita   lakukan untuk ikut  membantu mengurangi krisis  air bersih sebagai berikut.

  1. Menghemat penggunaan air
  2. Membuat lubang resapan. Lubang resapan berguna untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.
  3. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air  di  dalam tanah.

Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetatpi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat demi kelangsungan semua mahluk hidup.


Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestarian lingkungan  pelajaran IPS

Kopetensi Dasa Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

3.3  Menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di 
bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia  serta hubungannya dengan karakteristik ruang
4.3  Menyajikan hasil analisis tentang peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

Pengaruh Kegiatan Ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyaraka

Dalam kehidupan sehari-hari, kita  tidak lepas dari  kegiatan ekonomi.  Kegiatan  ekonomi meliputi kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Ketiga kegiatan ekonomi ini  saling berkaitan satu sama lain. Satu kegiatan ekonomi terhambat, akan mengganggu kegiatan ekonomi lainnya.

1. Produksi

Produksi adalah kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih   bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Orang yang  melakukan kegiatan produksi disebut  produsen.  

Sumber gambar : buku tematik kelas 5 tema 8 Kemendikbud

Kegiatan produksi berpengaruh terhadap kesejahteraan pemilik sumber daya ekonomi dan produsen. Sumber daya ekonomi adalah barang atau jasa yang  dapat memberikan manfaat atau keuntungan. Sumber daya ekonomi dapat berasal dari  sumber daya alam atau sumber daya manusia. Sumber daya ekonomi dapat  diolah menjadi modal dasar  pembangunan.  Bagi pemilik sumber daya ekonomi, adanya proses produksi memungkinkannya memperoleh balas jasa. Balas jasa ini  berupa sewa, bunga modal, atau gaji. Dengan balas jasa ini, pemilik sumber daya ekonomi dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Bagi  produsen, adanya proses produksi menyebabkan produsen memperoleh keuntungan.  Selanjutnya, keuntungan  tersebut  digunakan untuk menjaga kelangsungan usaha dan memenuhi kebutuhan hidup. Ini dilakukan dalam upaya mencapai kemakmuran hidup.

2. Distribusi

 Distribusi adalah kegiatan menyalurkan hasil produksi dari  produsen ke  konsumen.  Orang yang   melakukan kegiatan  ini  disebut distributor. Kelancaran distribusi barang membutuhkan sarana transportasi dan jalan yang  memadai. Tujuannya agar hasil produksi dapat segera sampai kepada konsumen dengan cepat dan tepat sehingga kebutuhan konsumen segera terpenuhi.

Sumber gambar : buku tematik kelas 5 tema 8 Kemendikbud

3. Konsumsi

Konsumsi  adalah kegiatan manusia mengurangi atau menghabiskan nilai  guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan. Orang yang  melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Untuk mengonsumsi barang atau jasa, masyarakat mengeluarkan pengorbanan ter- tentu. Pengorbanan dapat berupa uang atau waktu.

Sumber gambar : buku tematik kelas 5 tema 8 Kemendikbud

Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran yang saling menguntungkan. Menurut kodratnya, manusia berperan sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai  makhluk sosial,  manusia  akan  berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain.  Sebagai makhluk ekonomi, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai makhluk sosial maupun makhluk ekonomi, manusia hendaknya memiliki etika moral. Dengan etika moral, manusia dapat menghargai setiap kegiatan ekonomi yang  dilakukan oleh  orang lain.

Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestarian lingkungan  pelajaran SBDP

Kopetensi Dasa Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

3.1 Memahami gambar cerita
4.1 Membuat gambar cerita

Rangkuman Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

Arti gambar cerita

Gambar cerita adalah gambar yang berisi tentang suatu peristiwa. atau Gambar cerita adalah gambar yang menunjukkan kegiatan orang-orang atau binatang-binatang dalam suatu peristiwa

Ciri-ciri karya gambar cerita

  1. Memperjelas ide cerita atau narasi.
  2. Memberikan gambaran singkat isi tulisan atau cerita yang disampaikan.
  3. Menambah nilai keindahan sajian sebuah tulisan atau cerita
  4. Menceritakan urutan beristiwa
  5. Memuat gambar lebih banyak daripada teks cerita

Langkah-Langkah Membuat Gambar  Cerita

1. Persiapan Bahan dan Alat

Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu jenis teknik yang  akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.

2. Menentukan Tema

Pemilihan tema akan menentukan gambar yang  akan dibuat. Penentuan tema dapat dilakukan dengan melihat lingkungan sekitar atau pengalaman diri sendiri dan orang lain.

3. Pembuatan Sketsa

Setelah menentukan tema  langkah selanjutnya yaitu   membuat sketsa. Sketsa sebaiknya dibuat lebih  dari satu agar kita  dapat  memilih yang terbaik.

4. Penyelesaian Gambar

Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu yang menurutmu paling baik.  Kemudian, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang  tidak perlu dan menambah garis atau coretan yang  dirasa perlu agar gambar tampak lebih  hidup.

Jika sudah mantap, warnai gambarmu dengan rapi.  Kamu  dapat mewarnai dengan teknik basah atau teknik kering. Pewarnaan dengan teknik basah menggunakan  cat   air,   cat   minyak, atau  tinta.  Sebaliknya, pewarnaan dengan teknik kering menggunakan pensil warna, krayon, atau oil pastel.

Sumber gambar : buku tematik kelas 5 tema 8 Kemendikbud


Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestarian lingkungan  pelajaran B. Indonesia

Kopetensi Dasa Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

3.8  Menguraikan urutan peristiwa atau tindakan yang terdapat pada teks nonfiksi
4.8  Menyajikan kembali peristiwa atau tindakan dengan memperhatikan latar cerita yang terdapat pada teks fiksi

Rangkuman  Kelas 5 Tema 8 Subtema 3 PPKN

1. Membuat kalimat tanya berdasarkan gambar
Perhatikan gambar di bawah ini!


Berdasarkan gambar di atas jawabalah pertanyaan berikut!
1.  Kegiatan apa yang dilakukan pada gambar tersebut?
2.  Di mana kegiatan itu biasa dilakukan? 
3.  Apa tujuan dari kegiatan itu? 
4.  Apa manfaat dari kegiatan itu?


2.  Setiap bacaan yang kamu baca memuat inti masalah. Inti masalah merupakan informasi penting yang dibahas dalam bacaan. Informasi penting dalam bacaan meliputi :
a. objek yang dibicarakan  (apa)
b. berkaitan dengan orang yang ada dalam pembicaraan (siapa)
c. berkaitan dengan waktu (kapan)
d. berkaitan dengan tempat (di mana)
e. berkaitan dengan alasan (mengapa)
f. berkaitan dengan uraian peristiwa (bagaimana)

Soal Kelas 5 Tema 8 Subtema 3

Bagi adek-adek yang membutuhkan soal untuk berlatih setelah membaca rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 silahkan klik link dibawah ini:

Soal kelas 5 tema 8 subtema 3 linkungan sahabat kita

Sumber : 

Buku siswa Lingkungan sahabat kita buku tematik kelas 6 kurikulum 2013 Kemendikbud, ditulis oleh  Heny Kusumawati

Buku guru Lingkungan sahabat kita buku tematik kelas 6 kurikulum 2013 Kemendikbud, ditulis oleh  Heny Kusumawati

Demikianlah rangkuman  kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya pelestaraian lingkungan sesuai kurikulum 2013. Semoga soal ini dapat membantu bapak/ibu guru serta adik adik dalam proses kegiatan pembelajaran di sekolah atau di rumah.

Pencarian terkait :

  • Rangkuman kelas 3 tema 8 subtema 3
  • Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Lingkungan sahabat kita
  • Rangkuman kelas 5 tema 8 subtema 3 Upaya peletarin lingkungan

  • Ringkasan materi kelas 3 tema 8 subtema 3
  • Ringkasan materi  5 tema 8 subtema 3 Lingkungan sahabat kita
  • Ringkasan materi  5 tema 8 subtema 3 Upaya peletarin lingkungan



Friday, 24 September 2021

Gambar Cerita SBdP Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru

Gambar Cerita SBdP Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru

Pengertian, Fungsi dan Teknik Gambar Cerita Materi SBDP Kelas 5 SD

Gmabar cerita adalah salah satu muatan materi SBdP yang ada pad buku Tematik kelas 5 Tema 6 dengan judul Panas dan perpindahannya kurukulum 2013 edisi revisi terbaru.

Materi gambar cerita terdapa pada subtema 3 dengan kopetensi Dasar sebagai berikut : 
3.1 Memahami gambar cerita.
4.1 Membuat gambar cerita.

Gambar Cerita SBdp Kelas 5

Pengertian Gambar Cerita 
Gambar cerita, merupakan gambar yang menceritakan sebuah peristiwa yang menunjukkan kegiatan orang atau binatang dalam suatu peristiwa. Gambar yang disajikan dapat berupa cerita yang digambar pada media kering maupun basah. Penggunaan media yang berbeda, akan memerlukan teknik menggambar yang bebeda juga.

Pada gambar dengan menggunakan media kering, biasanya digunakan teknik arsir. Teknik arsir dibuat dengan menorehkan pensil, spidol atau alat lain berupa garis-garis berulang yang menimbulkan kesan gelap terang, dan kesan adanya dimensi. Selain teknik arsir, ada juga teknik blok. Teknik blok adalah teknik menutup gambar dengan menggunakan satu warna sehingga menimbulkan kesan siluet atau blok. Sedangkan cara penggunaan media basah, biasanya memerlukan kuas untuk mengaplikasikan cat baik cat air maupun cat poster. Teknik sapuan basah menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas. 


Fungsi gambar cerita antara lain untuk:

  1. memperjelas alur atau isi cerita,
  2. memperjelas isi pesan dalam promosi suatu barang,
  3. menarik perhatian,
  4. menambah nilai artistik/keindahan,
  5. sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya.

Gambar cerita sering juga ditemukan dalam buku cerita, majalah, dan buku pelajaran. Poster dan brosur juga sering disertai gambar cerita agar menarik. Petunjuk cara penggunaan barang pun sering dilengkapi dengan gambar cerita untuk membantu pengguna menggunakannya. 

Teknik Menggambar Cerita

1. Teknik Kering

Menggambar cerita dengan teknik kering, tidak perlu menggunakan pengencer seperti air. Cerita dibuat langsung pada kertas gambar. Mula-mula dibuat sketsa atau rancangan gambar yang menggambarkan sebuah cerita. Setelah itu, diberikan garis atau warna sesuai dengan media kering yang digunakan. Beberapa contoh media kering yang biasa digunakan antara lain:

a. Pensil 

Pensil yang digunakan dalam menggambar cerita, biasanya adalah pensil ukuran 2B sampai 6B. 

b. Krayon

Krayon memiliki beragam variasi warna. Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak-anak. Krayon digunakan untuk menggambar cerita yang memerlukan variasi warna.   

c. Pulpen atau Spidol 

Pulpen atau spidol juga digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis. Perhatikan salah satu gambar cerita berikut ini.  

2. Teknik Basah

Media yang digunakan untuk teknik basah antara lain, cat air, tinta, atau media lain yang memerlukan air sebagai pengencer. Cerita dibuat dengan cara membuat sketsa pada bidang gambar dua dimensi berupa kertas. Setelah itu, baru diberi warna sesuai dengan media basah yang sudah ditentukan. Teknik basah memerlukan 

Beberapa alat dan bahan yang digunakan dalam menggambar cerita dengan teknik basah : 

  1. cat air, 
  2. cat poster, 
  3. tinta bak atau tinta Cina, 
  4. berbagai jenis kuas, 
  5. dan palet cat air.  

Berikut adalah contoh gambar cerita yang dibuat dengan menggunakan teknik basah

Memahami Gambar Cerita

Pada gambar dengan menggunakan media kering, biasanya digunakan teknik arsir. Teknik arsir dibuat dengan menorehkan pensil, spidol atau alat lain berupa garis-garis berulang yang menimbulkan kesan gelap terang, dan kesan adanya dimensi. Selain teknik arsir, ada juga teknik blok. Teknik blok adalah teknik menutup gambar dengan menggunakan satu warna sehingga menimbulkan kesan siluet atau blok. Sedangkan cara penggunaan media basah, biasanya memerlukan kuas untuk mengaplikasikan cat baik cat air maupun cat poster. Teknik sapuan basah menggunakan bahan dengan campuran air di atas kertas.  

Untuk memahami sebuah gambar cerita, terdapat beberapa unsur yang dapat dipelajari. Sebuah gambar cerita harus memiliki gagasan atau tema yang jelas sesuai dengan cerita. Sebuah cerita yang bertema pasar seharusnya didukung dengan suasana pasar yang merupakan latar belakang cerita tersebut. Biasanya dengan mudah akan tertangkap dari tema cerita tersebut. Gambar ilustrasi yag ditampilkan dapat berupa penggalan cerita yang paling menonjol. Dari gambar cerita juga dapat dibayangkan karakter tokoh dalam cerita tersebut. 


Demikianlah materi Gambar Cerita SBdP Kelas 5 Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru, semoga bermanfaat untuk para siswa para orang tua dan guru sekalian.

Sumber : Buku tematika Kelas 5 Tema 6 Panas dan Perpindahannya  diterbitkan oleh kementrian pendidikan Indonesia tahun 2017 ditulis oleh Diana Karitas dan Fransiska

Pencarian terkait :
  • gambar cerita kelas 5
  • Fungsi gamabar cerita 
  • teknik gambar cerita

Tuesday, 21 September 2021

Ringkasan  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan

Ringkasan kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan benda di Lingkungannya sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 5 tema  9 subtema 3 Manusia dan Benda di lingkungannya. Rangkuman materi kelas 5 tema  9 Benda-benda disekitar kita. Rangkuman materi kelas 5 tema 9  ini kami buat untuk  membantu bapak ibu guru, siswa-siswa, guru bimble dan para orang tua di rumah untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 9 kurikulum 2013 dengan judul “Benda-benda disekitar kita”.

Tema 9 Subtema 3 Kelas 5 Rangkuman
 Subtema tena 9 Kelas 5 3 Manusia dan Lingkungan

Rangkuman Kelas 5 tema 9 subtema 3 ini, dapat  dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian (PH) atua juga sering disebut Ulanagah Harian UH. Dan untuk  bapak ibu guru yang mengjar di sekolah rangkuman materi tema 9 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan soal penilai akhir (PH) atau juga ualangan Harian (UH)

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 ini terdiri dari beberpa muatan pelajaran yaitu :

  1. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  2. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosia (IPS)
  3. Pelajaran PPKN
  4. Pelajaran SBdP
  5. B. Indonesia

Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran PPKN

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

1.4 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
2.4 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosiabudaya.
3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.
4.4 Menyajikan hasil penggalian tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

Persatuan dan kesatuan sudah seharusnya dijaga dan dipertahankan demi keberlanjutan pembangunan bangsa. Persatuan dan kesatuan sangat penting di  lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. Indonesia adalah sebuah bangsa yang   kaya   akan ras,  suku,   dan  budaya. Indonesia memiliki konteks persatuan bangsa. Persatuan memiliki makna bahwa apa pun  budaya, ras,   dan  sukunya tidak ada  yang   dapat  memisahkan dan  menggoyahkan persatuan yang  telah terjalin.



Beberapa  sebab  dan   akibat   yang   dapat  ditimbulkan  karena   tidak adanya persatuan dan kesatuan

1.  Di lingkungan keluarga

  1. Terjadi pertengkaran di dalam keluarga
  2. Kurangnya kerukunan di dalam keluarga
  3. Kurangnya keakraban di dalam keluarga.

2.  Di lingkungan sekolah

  1. Sombong dan tidak peduli dengan sesama teman.
  2. Membeda-bedakan teman
  3. Mengolok-olok teman
  4. Terjadi tawuran

3. Di lingkungan masyarakat

  1. Tidak adanya kepedulian terhadap penderitaan yang  dialami oleh  orang lain
  2. Kepentingan golongan maupun suku masing-masing lebih  diutamakan dalam masyarakat
  3. Tidak adanya kerja sama yang  terjalin antarwarga masyarakat

4. Di lingkup  negara

  1. Hilangnya tenggang rasa dan toleransi dalam bermasyarakat.
  2. Perpecahan bangsa
  3.  Melemahnya pertahanan dan keamanan bangsa.

Persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dan berbangsa, harus tetap dijaga oleh  semua warga masyarakat. Agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga, semua warga masyarakat harus selalu mengembangkan sikap toleransi, rasa persatuan dan kesatuan, dan kekeluargaan. Tidak hanya warga masyarakat, pemimpin-pemimpin bangsa pun  selalu berupaya untuk membina persatuan dan kesatuan hidup bermasyarakat dan berbangsa.

Usaha-usaha yang  dilakukan pemimpin bangsa dalam membina persatuan dan kesatuan bermasyarakat dan berbangsa antara lain:

  1. 1. Mengadakan festival budaya,
  2. 2. Mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia yang  baik  dan benar di setiap acara resmi di mana pun  berada,
  3. Menjalankan pemerintahan secara adil  dan terbuka, 
  4. Mengadakan pemerataan pembangunan di  seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,
  5. Menciptakan kebebasan masyarakat untuk memeluk agama  dan melakukan ibadah sesuai agamanya masing-masing,
  6. Membina sikap saling menghormati dan menghargai antarpemeluk agama,
  7. Mengadakan peringatan hari-hari besar nasional dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Setiap warga masyarakat harus selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan agar tercipta kerukunan hidup. Jika anggota masyarakat tidak memiliki rasa persatuan dan kesatuan, maka ia akan berbuat semaunya dan pada akhirnya menimbulkan permasalahan.

Beberapa contoh perilaku yang  tidak menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga mengakibatkan tidak rukun, antara lain:

  1. peserta didik  bersikap sombong dan memilih-milih teman di sekolah,
  2. pertengkaran antarwarga,
  3. tawuran antarpelajar atau warga,
  4. merendahkan atau mengejek agama lain sehingga terjadi perselisihan,
  5. konflik  antarsuku, dan lain-lain.

Ciri-ciri hidup  rukun sebagai berikut.


  1. Menghargai pendapat orang lain.
  2. Menghargai hasil karya orang lain.
  3. Membina hubungan baik.
  4. Saling menghormati.
  5. Saling menyayangi.

Manfaat atau  pentingnya hidup  rukun di antaranya sebagai berikut.

  1. Tidak adanya pertengkaran.
  2. Hidup  dalam keluarga menjadi harmonis.
  3. Hidup  menjadi aman.
  4. Hidup  menjadi tenteram dan damai.
  5. Memperkukuh persatuan dan kesatuan.

Akibat hidup  tidak rukun, antara  lain   sebagai berikut.

  1. Mudah terjadi pertengkaran.
  2. Kehidupan menjadi tidak tenteram.
  3. Mudah terkena hasutan orang lain.
  4. Terjadi perpecahan karena tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan.

Rangkumani kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran IPA

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

3.9 Mengelompokkan materi dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan komponen penyusunnya (zat tunggal dan campuran) 
4.9 Melaporkan hasil pengamatan sifat-sifat campuran dan komponen penyusunnya dalam kehidupan sehari-hari

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

Secara umum, benda-benda  di  lingkungan sekitar kita  (materi) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu  zat  tunggal dan campuran.

1. Zat tunggal

Zat  tunggal adalah zat  yang  terdiri dari  sejenis materi. Zat  tunggal dapat juga disebut zat murni. Salah satu contoh zat tunggal adalah air.

Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa.

a. Unsur

Unsur adalah zat  tunggal yang  tidak dapat diuraikan menjadi zat lain  yang  lebih  sederhana.  Contoh: besi,  emas, aluminium, karbon, nitrogen, tembaga, perak, seng, dan oksigen.



b. Senyawa

Senyawa terbentuk oleh  perikatan kimia dari  dua atau lebih  jenis unsur. Sebagai contoh adalah air.  Air terbentuk dari  oksigen dan hidrogen. Contoh senyawa yang  sering kita  temui dalam kehidupan sehari-hari misalnya, garam dapur, gula  pasir, asam cuka,  soda kue, dan vitamin c.




BACA JUGA

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 2

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 subtema 1


2. Campuran

Campuran adalah gabungan dari  dua zat  atau lebih  yang  sifat asalnya tidak hilang sama sekali. Campuran dapat  dibentuk dari   gabungan unsur dengan unsur,  senyawa dengan unsur,  atau senyawa dengan senyawa. Beberapa contoh campuran, antara lain:  air  laut,  air  sungai yang  kotor, air  kopi,  air  teh,  larutan garam, larutan gula,  sirop  buah, baja, kuningan, udara, dan tanah.


Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

3.3 Menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.
4.3 Menyajikan hasil analisis tentang peran ekonomi dalam upaya 
menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

Kegiatan ekonomi adalah suatu kegiatan seseorang, perusahaan, maupun masyarakat, untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengonsumsi barang dan jasa tersebut. Untuk memenuhi kehidupan, seseorang akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan baik  berupa sandang, pangan, dan papan. Dalam sebuah kegiatan ekonomi, terdapat perputaran uang. Seseorang akan mendapatkan uang untuk memenuhi kehidupannya setelah  ia  melakukan  kegiatan  ekonomi lainnya, yaitu melakukan pekerjaan. Setiap manusia tidak akan terlepas dari  kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi tidak hanya dilakukan oleh seseorang, namun juga dilakukan oleh  perusahaan, organisasi, pemerintah, bahkan negara.

Kegiatan utama yang  dilakukan dalam bidang ekonomi terdiri atas:

1. Produksi

Produksi yaitu  kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda. Produksi  juga  berar ti menciptakan  benda  baru  sehingga  lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.

Tujuan dari  kegiatan produksi secara umum adalah untuk memenuhi kebutuhan  manusia  dalamrangka mencapai  kemakmuran. Tujuan khusus kegiatan produksi, yaitu  untuk menghasilkan barang dan jasa, mendapatkan keuntungan, dan sebagai alat pemuas kebutuhan.


Sumber gambar : finansial.com

2. Distribusi

Distribusi adalah penyaluran atau penyampaian barang-barang dan jasa dari produsen ke konsumen.Tujuan  dari   distribusi adalah menyampaikan barang atau jasa dari tempat produsen ke tempat pengguna atau pemakai. Pelaku distribusi dapat memperoleh upah ataupun keuntungan dari  kegiatan distribusi barang yang  dilakukannya.


sumber : Ilmupelajar.com

3. Konsumsi

Konsumsi  adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur manfaat suatu barang dalam memenuhi kebutuhan untuk memelihara kelangsungan hidupnya.Tujuan  kegiatan konsumsi yaitu  untuk memenuhi kebutuhan hidup.Kegiatan konsumsi juga memiliki fungsi menjaga kelangsungan hidup, memenuhi semua kebutuhan.

Sumber Gambar : https://www.akuntansilengkap.com/


Ketiga  kegiatan  ekonomi tersebut,  sangat  berpengaruh  terhadap kesejahteraan masyarakat. Semakin maju kegiatan ekonomi dalam suatu  negara,  berarti  semakin  lancar  juga  arus  peredaran  uang, barang, dan jasa untuk memenuhi kebutuhkan masyarakat. 

Dengan demikian, tingkat kesejahteraan juga semakin meningkat. Diperlukan kondisi ketahanan  dan  pemerintahan yang stabil agar kegiatan ekonomi yang   berlangsung di  suatu negara dapat berjalan dengan baik. Pemerintahan yang stabil dapat tercapai jika  masyarakatnya selalu menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan.

Kita  harus selalu menghargai keanekaragaman mata pencaharian masyarakat  di  lingkungan sekitar dan  di  Indonesia pada  umumnya. Caranya, antara lain  sebagai berikut.

  1. Tidak mencela dan merendahkan mata pencaharian orang  lain.
  2. Menghormati orang  yang  sedang bekerja.
  3. Menghargai pekerjaan orang  lain.
  4. Membiasakan membeli produk-produk lokal.
  5. Membiasakan mengonsumsi makanan dan buah-buahan dalam negeri.

Rangkuman materi kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran SBdP

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan PelajaranSBdP

3.4 Memahami karya seni rupa daerah 
4.4 Membuat karya seni rupa daerah.

Rangkuman Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran SBdP

Mengenal seni rupa daerah
Secara umum, karya seni rupa daerah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Bersifat kedaerahan.
2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah
a. Mengandung simbol-simbol dan bermakna.
b. Seringkali digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari.
c. Dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan.

3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah, dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional masyarakat setempat.

Fungsi karya seni rupa daerah dibedakan menjadi fungsi individual dan fungsi sosial:

1. Fungsi individual

Sebagai media untuk mengekspresikan jiwa, emosi dan mencerminkan segala sesuatu, baik suka, duka, dan marah. Selain itu, karya seni juga sebagai media mengekspresikan cita-cita, pandangan hidup, watak, bentuk, corak bahan, dan juga teknik.

2. Fungsi sosial

  1. Sebagai media pendidikan
  2. Sebagai media hiburan (refreshing)
  3. Sebagai media komunikasi
  4. Sebagai media keagamaan 
Berdasarkan jenisnya, seni rupa daerah terbagi menjadi dua, yaitu seni murni dan seni terapan.

1. Seni rupa murni

Seni rupa murni adalah karya seni rupa yang mengutamakan segi keindahan tanpa memperhatikan fungsi. Contoh lukisan dan patung.

2. Seni rupa terapan

Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang mengutamakan fungsi, namun tetap memperhatikan segi keindahan. Contoh batik, ukiran kayu, gerabah, dan lain-lain.


Mengenal Batik jumputan

Salah satu karya seni rupa daerah adalah batik jumputan. Batik jumputan atau  sering disebut  juga dengan batik ikat celup adalah  kain batik yang  menggunakan motif hias jumputan. Motif  hias jumputan banyak dijumpai pada motif hias kain pelangi. Motif  hias kain pelangi adalah kain yang   dihiasi dengan  motif hias  jumputan. Motif  hias jumputan banyak digunakan pada benda pakai seperti selendang atau  sampur, kain,  taplak meja, dan lain-lain. Kain  dengan motif hias jumputan tidak hanya terdapat di Yogyakarta saja, tetapi juga banyak terdapat di daerah Palembang, Bali, dan Gresik.

Mengenal Batik  Indonesia

Batik di tanah air dibedakan menjadi dua, yaitu batik klasik (batik Surakarta dan Yogyakarta) dan batik pesisir. Keunikan batik klasik,  yaitu  motifnya lebih  condong pada motif-motif geometris, pewarnaan yang  kalem serta lebih  condong pada warna-warna gelap seperti cokelat, hitam, biru  tua, dan merah marun. Keunikan yang  lain, yaitu  adanya makna simbolis yang terkandung dalam motif hias batik klasik.  Makna simbolis itu kebanyakan berupa doa atau harapan yang  baik-baik terhadap pemakainya. Sebagai contoh, motif grompol pada batik Yogyakarta. Motif  grompol berarti berkumpul atau bersatu. 

Batik  klasik  dibuat dengan canting tulis dan bahan perintang yang disebut malam atau lilin batik. Pada proses membatik dengan canting tulis,  sebelum memulai perintangan, pola  atau motif digambar terlebih dahulu di atas kain. Kemudian, motif ditutup malam. Proses pemalaman dimulai dari  motif paling luar  yang biasanya  besar.  Kemudian,   dilanjutkan pemalaman  pada  isen-isen (motif-motif kecil)  yang  Iebih  rumit. Secara umum, proses pemalaman batik terdiri atas beberapa tahap sebagai berikut.

  1. Nglowongi, yaitu  proses pemalamam garis bidang pola  terluar.
  2. Nembok, merupakan proses pemalaman untuk menutup bidang pola agar tidak tercelup warna saat dilakukan pencelupan.
  3. Mbironi,  pada dasarnya sama dengan nembok, tapi proses ini hanya dilakukan jika warna biru  pada kain  direncanakan tetap berwarna biru.
  4. Nonyok, merupakan pemalaman pada bidang latar. Setelah melalui proses pemalaman, proses selanjutnya, yaitu  pewarnaan ataupencelupan dan nglorot atau pengilangan malam, yang  biasanya dengan cara mencelupkan ke dalam air panas/mendidih.

Batik   pesisir bisa dikatakan  bertolak belakang dengan  batik klasik. Motif batik pesisir cenderung bersifat naturalis, menggunakan warna- warna cerah seperti merah, biru,  hijau, dan jingga. Motif batik pesisir mengabaikan makna simbolis, dan Iebih  menekankan segi   keindahan motif. Selain itu,  banyak ditemukan pengaruh budaya Eropa   dan Cina pada motif pesisir. Sebagai contoh, motif putri salju  dan motif cinderela pada batik PekaIongan, dan motif mega mendung pada batik Cirebon. Di daerah Jambi dan Cirebon terdapat batik dengan motif kaligrafi arab. Di Jambi, motif ini  disebut motif basurek yang  berarti bersurat, disebut demikian karena isinya merupakan penggalan surat dalam Al-Quran.


Rangkuman  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Benda di Lingkungannya muatan pelajaran Bahasa Indonesia 

Kopetensi Dasar (KD) Kelas 5 Tema 9 Subtema 3 Muatan Pelajaran B. Indonesia

3.4. Menganalisis informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
4.4 Memeragakan kembali informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik dengan bantuan lisan, tulis, dan visual

Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Muatan Pelajaran B. Indonesia

Iklan  adalah sebuah informasi yang  bertujuan untuk mendorong, membujuk/ memberikan pengaruh pada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang  ditawarkan.

Tujuan iklan

  1. Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk jasa.
  2. Memengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk jasa.
  3. Menyarankan seseorang untuk membeli dan menggunakan suatu produk jasa yang  diiklankan.
  4. Memberi informasi tentang produk jasa.
  5. Menarik khalayak ramai.

Ciri-ciri iklan yang  baik dan benar

  1. Informatif
  2. Komunikatif
  3. Bahasanya singkat dan padat
  4. Menarik

Bentuk  iklan pun bermacam-macam:

1.  Iklan Baris

Iklan  baris yaitu  iklan  kecil  (singkat) berisi penawaran/informasi tentang sesuatu yang  terdiri atas beberapa baris saja. Iklan baris disebut juga iklan mini.

sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

Ciri-ciri iklan baris yaitu:

  1. Terdiri  atas 2 sampai 3 baris. Informasi yang  terkandung di dalamnya hanya informasi penting saja. Ditulis  secara singkat, padat, namun jelas.
  2. Dikelompokkan sesuai dengan jenis barang atau jasa yang  ditawarkan.
  3. Berupa kalimat-kalimat pendek dan biasanya menggunakan singkatan- singkatan untuk menghemat tempat.
  4. Sebagian iklan  baris dilengkapi dengan gambar ukuran kecil dan tidak berwarna.
  5. Dilengkapi dengan nomor telepon penjual untuk dihubungi pembeli.
  6. Tidak menggunakan ilustrasi grafis.
  7. Biaya pemasangan tergolong murah karena tidak membutuhkan tempat yang  lebar.
    sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

2.  Iklan kolom

Iklan   kolom   adalah iklan   yang   pemuatannya  memanfaatkan  beberapa bagian kolom  dari  halaman surat kabar.

Ciri-ciri iklan kolom  adalah sebagai berikut.

  1. Terdiri  atas ilustrasi/gambar/foto/bagan dan kata-kata.
  2. Ukurannya lebih  besar dari/pada iklan  baris, bahkan ada yang  penuh satu halaman koran.
  3. Berisi  penawaran, ajakan, dan bujukan untuk membeli produk/barang yang   ditawarkan.  Bisa juga berupa iklan  pribadi atau  keluarga yang berisi misalnya berita pernikahan, berita duka cita,  atau ucapan terima kasih.

Agar  dapat  menarik perhatian  khalayak, iklan   dalam media cetak memiliki ciri-ciri bahasa sebagai berikut.

  1. Menggunakan bahasa yang  singkat, padat, dan jelas.
  2. Menggunakan bahasa yang  memikat dan memiliki daya sugesti.
  3. Menggunakan kata konotasi positif.
  4. Isinya  bersifat objektif, jujur, singkat, jelas,  dan menarik.

Jenis iklan berdasarkan isinya

Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu

1. Iklan pengumuman atau pemberitahuan

Iklan pengumuman atau pemberitahuan adalah iklan yang bertujuan menarik perhatian khalayak umum tentang suatu hal, misalnya iklan duka cita. Berikut adalah contoh iklan pemberitahuan pada media cetak.

sumber gambar : Buku temattik kelas  5 tema 9 kemendikbud

2. Iklan penawaran (niaga)

Iklan penawaran (niaga) yaitu iklan yang bertujuan menawarkan sesuatu, misalnya iklan barang. Berikut adalah contoh iklan penawaran (niaga)


3. Iklan layanan masyarakat

Iklan layanan masyarakat yaitu iklan yang bertujuan untuk memberikan penerangan tentang suatu hal. Misalnya, larangan menggunakan narkoba, larangan merokok di tempat umum, dan lain-lain.Berikut adalah contoh iklan layanan masyarakat.


Demikianlah rangkuman materi tematik kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan benda di Lingkunagnnya sesuai dengan kurikulum 2013. Semoga dapat bermanfaat bagi bapak/ibu guru serta aadik-adik. 


Sumber : Buku tematik Kelas 5 Tema 9 Benda-Benda disekitar Kita yang diterbitkan oleh kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di tulis oleh Arie Subekti


Pencarian terkait :

  • Ringkasan  kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Rangkuman kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Resume kelas 5 tema 9 subtema 3 Manusia dan Lingkungan
  • Benda-benda disekitar kita
  • manusia dan lingkungan
  • kelas 5 tema 9 
  • kelas 5 tema 9 subtema 3

Sunday, 19 September 2021

Ringkasan Materi Kelas 5 Tema 6 Subtema 3

Ringkasan Materi Kelas 5 Tema 6 Subtema 3

Rangkuman Materi Kelas 5 Tema  6 Subtema 3 Pengaruh Kalor Dalam Kehidupan

Rangkuman materi kelas 5 tema 6 subtema 3 Pengaruh kalor dalam kehidupan. Rangkuman materi ini kelas 5 tema 6 panas dan perpindahannya  Rinkasan materi  ini kami buat dengan harapan semoga dapat membantu para siswa  sekolah dasar, para guru dan orang tua siswa dalam mendampingi putra dan putrinya belajar.  Rangkuman ini bersumber dari buku pegangsn siswa yang dikeluarkan oeleh kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) yang berjudul "Panas dan Perpidahannya " Buku tematik kelas 5 tema 6 kurikulum 2013 edisi revisi terbaru. 

Ringkasan Materi Kelas 5 Tema 6 Subtema 3
Ringkasan Materi Kelas 5 Tema 6 Subtema 3


Rangkuman tematik tema 6 kurikulum 2013 dengan judul “Panas dan perpindahannya”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi tema 6 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Rangkuman Kelas 5 tema 6 subtema 3 ini juga kami lengkapi dengan Kopetensi Dasar yang dicapai siswa di setiap subtema dengan harapan para orang tua dan guru bisa mengukur sejauh mana ketercapaian proses pembelajaran. 

Rangkuman kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

Kopetensi Dasar (KD) Muatan IPA Kelas 5 Tema 6 subtema 3

3.6 Menerapkan konsep perpindahan kalor dalam kehidupan sehari-hari.
4.6 Melaporkan hasil pengamatan tentang perpindahan kalor.

Rangkuman kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPA

Bahan konduktor,  bahan isolator dan Semi Konduktor
Bahan yang dapat menghantarkan panas disebut Konduktor . Contoh bahan konduktor yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari biasanya terbut dari bahan logam misalnya wajan, panci, Cerek dll. 
Sumber gambar : buku tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Kemendikbud


Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas disebut Isolator, beberapa bahan yang termasuk Isolator antara lain Kayu, Kain, dan Plastik.  

Sumber : buku tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Kemendikbud

Bahan  semikonduktor adalah bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas

Penggunaan Benda isolator dan konduktor dalam kehidupan sehari-hari misalnya Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaat kan sifat ini. Selimut memerangkap udara. Udara adalah Isolator, Sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuh. Dengan demikian badan tetap hangat. Termos merupakan salah satu benda yang memanfaatkan sifat kondutor dan Isolator. 

Sumber gambar : buku tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Kemendikbud


Rangkuman  Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

Kopetensi Dasar (KD) Muatan IPA Kelas 5 Tema 6 subtema 3

3.2 Menganalisis bentuk bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
4.2 Menyajikan hasil analisis tentang interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap 
pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Rangkuman  Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran IPS

Peran masyarakat terhadap lingkungan sosial budaya.

Masyarakat Indonesia, merupakan masyarakat yang selalu menghargai warisan budaya nenek moyangnya. Bentuk pengharagaan tersebut antara lain ditunjukkan dengan kebiasaan melakukan kegiatan tradisi dalam kehidupannya. Mulai dari peristiwa kelahiran hingga kematian. Kesadaran masyarakat untuk kembali menghidupkan tradisi-tradisi nenek moyang kembali meningkat. Tempat-tempat wisata adat, menjadi salah satu tempat yang sering dikunjungi masyarakat pada saat liburan.

Keberadaan desa adat, memang beranjak dari keinginan untuk tetap memelihara peninggalan nenek moyang dengan mempertahankan nilai dan kegiatan tradisional.  Nilai dan kegiatan tradisi nenek moyang bangsa Indonesia, selalu menghargai alam sebagai sumber kehidupan. Terdapat beberapa desa adat di Indonesia yang dipelihara, dilindungi, dan dijaga baik oleh masyarakat setempat maupun oleh pemerintah setempat. Desa Adat Bena di Ngada, Nusa Tenggara Timur, Desa Adat Sade di Lombok, 
  1. Desa Adat Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur, 
  2. Desa Adat Kampung Naga di Tasikmalaya, 
  3. Desa Adat Terunyan di Bali, 
  4. Desa Adat Pariangan, Tanah Datar di Sumatra Barat, 
Itulah merupakan beberapa contoh desa adat yang dipertahankan keberadaan dan keasliannya hingga kini.

Ada juga beberapa desa adat dan kehidupan masyarakat asli yang diperkenalkan ke masyarakat luas, melalui beberapa orang setempat yang peduli untuk mempertahankan nilai budaya dan kegiatan tradisinya.  Salah satunya adalah Desa Adat Osing di Kemiren, Banyuwangi yang diperkenalkan ke masyarakat luas melalui seorang ahli kopi setempat. Desa ini, dikelola untuk mempertahankan tradisi Masyarakat Osing sebagai suku asli masyarakat Banyuwangi



BACA JUGA

Rangkuman kelas 5 tema 6 subtema 1
Rangkuman kelas 5 tema 6 subtema 2
Soal Kelas 5 Tema 6 subtema 1
Soal Kelas 5 Tema 6 subtema 2

Permasalahan Sosial di Sekitar Kita

Berikut ini adalah jenis-jenis permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

a. Sampah

Salah satu kebiasaan tak terpuji adalah membuang sampah sembarangan. Misalnya, siswa membuang bungkus permen dan makanan di ruang kelas, di halaman sekolah atau di selokan dekat sekolah. 

b. Kali atau Sungai yang Kotor

Kali atau sungai kadang-kadang dijadikan tempat pembuangan sampah bagi warga masyarakat.

c. Bangunan Liar

Bangunan liar sering kita jumpai berada di atas saluran air, di trotoar, di taman-taman kota dan di kolong-kolong jalan layang. Pada umumnya bangunan liar berupa bangunan sementara yang didirikan di tempat yang tidak seharusnya.

d. Kemacetan Lalu Lintas

Kemacetan lalu lintas sering terjadi pada saat jam berangkat sekolah atau jam berangkat kerja. Salah satu penyebab kemacetan lalu lintas antara lain banyak pengguna jalan yang tidak melakukan kewajibannya untuk menaati aturan lalu lintas.

Sumber gambar : buku tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Kemendikbud

Rangkuman  Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

Kopetensi Dasar (KD) Muatan PPKN Kelas 5 Tema 6 subtema 3

1.2 Menghargai kewajiban, hak, dan tanggug jawab sebagai warga masyarakat dan umat beragama dalam kehidupan sehari-hari.
2.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam memenuhi kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 
3.2 Memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari.
4.2 Menjelaskan hak, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkuman  Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran PPKN

Hak dan Kewajiban disekolah

Kewajiban siswa disekolah antara lain, 
  1. Datang tepat waktu, 
  2. Menghormati Guru, 
  3. Membuat PR, 
  4. Mengerjakan tugas yang diberikan guru, 
  5. Piket kelas, 
  6. Memakai seragam yang telah ditetapkan, 
  7. Mentaati peraturan sekolah. 

Hak siswa disekolah 
  1. Mendapatkan pelajaran, 
  2. Mendapatkan nilai,
  3. Mendapatkan perhatian guru, 
  4. Makan di kantin, membaca buku di Perpustakaan dan lainya.

Rangkuman Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Muatan Pelajaran  SBDP

Kopetensi Dasar (KD) Muatan SBDP  Kelas 5 Tema 6 subtema 3

Gambar cerita adalah gambar yang menunjukkan kegiatan atau orang-orang atau binatang-binatang dalam suatu peristiwa. Menggambar cerita dapat dilakukan denan teknik kering dan teknik basah. 

Alat yang digunakan untuk teknik kering adalah  :

  1. Pensil : Biasnya adalah pensil ukuran 2B sampai 6B
  2. Krayon : Krayon merupakan campuran antara lilin dan bahan pewarna yang aman untuk anak anak
  3. Pulpen atau Spidol, digunakan untuk menggambar cerita dengan karakter yang tegas pada garis-garis. 


Alat yang digunakan pada teknik Basah adalah 
  1. Cat air, 
  2. Tinta, 
  3. Cat poster, b
  4. Berbagai jenis kuas, 
  5. Palet cat air atau 
  6. Media lain yang memerlukan air pengencer.


Bentuk-bentuk gambar cerita terdapat pada komik, Cover buku, Majalah, Cerpen, Poster, Buku paket.

Uji Kemampaun Soal Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 

Bagi adek-adek yang ingi uji kemampun dengan menjawab soal-soal yang berhubungan dengan materi kelas 5 tema 6 subtema 3 bisa klik link berikut :

Soal Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 Panas dan Perpidahannya


Demikianlah Ringkasan Materi Kelas 5 Tema 6 Subtema 3 semoga ada manfaat untuk adek-adek, para orang tua dan guru. dengan rinkasan materi kelas 5 tema 6 subtema diharapak ada referensi belajar dan media pembelajaran

Pencarian terkait :
  • Rangkuman materi kelas 5 tema 6 subtema 3
  • Materi kelas 5 tema 6 subtema 3
  • Materi panas dan perpindahannya kelas 5 tema 6 subtema 3
  • Rangkuman Materi Kelas 5 Tema  6 Subtema 3 Pengaruh Kalor Dalam Kehidupan

Wednesday, 15 September 2021

Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku

Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku

Rangkuman materi tematik kelas 4 tema 9 subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 4 tema 9 subtema 1 Pelestarian Kekayaan Sumber  Daya Alam Di Indonesia. Rangkuman materi kelas 4 tema 9 Kayanya Negeriku. Rangkuman  kelas  4 tema 9 subtema 3 ini kami buat dengan besar harapan kami dapat membantu bapak ibu guru ketika mengajar para siswa di sekolah  untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 9 kurikulum 2013 dengan judul “Kayanya Negeriku”. Manfaat dengan adanya Rangkuman Kelas 4 tema 3 subtema 3 dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian.  

Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku
Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku


Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku mengandung muatan materi IPA, IPS, Bahasa Indonesi, PPKn dan SBdp. Dimana ketiga mata pelejaran tersebut terjabarkan dalam materi tematik kelas 4 tema 9 subtema 3 kayanya negriku.

Rangkuman materi  kelas 4 tema 9 subtema 3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia muatan pelajaran PPKN

Kopetensi Dasar Muatan Pelajaran PPKN

1.2 Menghargai kewajiban dan hak warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dalam menjalankan agama.
2.2. Menunjukkan sikap disiplin dalam  memenuhi kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat sebagai wujud cinta tanah air.
3.2 Mengidentifikasi pelaksanaan kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
4.2 Menyajikan hasil identifikasi pelaksanaan kewajiban dan hak sebagai wargamasyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkuman materi PPKN Kelas 3 tema 9 subtema 3 Kayanya Negriku

Memanfaatkan air merupakan hak setiap warga masyarakat, namun melestarikan ketersediaan air bersih juga kewajiban  masyarakat.

Kewajiban terhadap ketersediaan air 

  1. Mematikan kran air saat tidak dipakai
  2. Menggunakan air secukupnya
  3. Menjaga kebersihan air 

Hak kita terhadap ketersediaan air bersih

  1. Terpenuhinya kebutuhan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari
  2. Mendapatkan air yang cukup untuk kebutuhan
  3. Mendapatkan Fungsi utama air 

Mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh perilaku masyarakat terhadap lingkungan, maka masyarakat harus secara sadar mengembangkan  perilaku yang bertanggung jawab dalam memanfaatkan lingkungan alam. Bahkan, masyarakat pun harus mau bersatu padu dan bahu membahu menjaga kelestarian lingkungan alam. Misalnya, dengan bekerja bakti secara rutin membersihkan lingkungan, bergotong royong membangun sarana dan prasarana kebersihan. Selain kelestarian alam tetap terjaga, dengan kegiatan tersebut menujukkan adanya sikap  persatuan dan kesatuan masyarakat.


Rangkuman materi IPA kelas 4 tema 9 subtema 3 Kayanya Negeriku

Kopetensi Dasar Kelas 4 Tema 9 Subtema 3 Kayanya Negriku

  • 3.5 Mengidentifikasi berbagai sumber energi, perubahan bentuk energi, dan sumber energi alternatif (angin, air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik, dan nuklir) dalam kehidupan sehari-hari.
  • 4.5 Menyajikan laporan hasil pengamatan dan penelusuran informasi tentang berbagai perubahan bentuk energi.

Rangkuman Materi IPA Kelas Tema 9 subtema 3

Manusia memanfaatkan seluruh bagian alam, baik abiotik (tak hidup) maupun biotik (hidup)

Manusia memanfaatkan lingkungan abiotik yaitu tanah dengan melakukan penggalian untuk mendapatkan bahan tambang yang berguna untuk berbagai keperluan. Batu bara, adalah salah satunya.  Selain itu, berbagai jenis bahan logam mulia bernilai tinggi pun ditambang.  Emas dan perak yang bernilai tinggi. Bahan tambang lain yang diambil dari bagian dalam lapisan bumi adalah nikel, timah, dan bauksit.

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

Tidak hanya lingkungan abiotik yang dimanfaatkan manusia. Hampir semua jenis tumbuhan dan hewan juga dimanfaatkan oleh manusia.  Ada dua jenis hewan yaitu hewan peliharaan dan hewan liar yang hidup bebas di hutan.  Manusia membudidayakan beberapa jenis hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti ayam, sapi, beberapa jenis ikan, dan lainnya.  Hewan-hewanyang tidak dibudidayakan, dan hidup bebas di hutan seringkali diburu manusia. 

Beberapa jenis tumbuhan yang menjadi sumber makanan manusia, obat, dan peralatan rumah tangga, ditanam dan dibudidayakan. Beberapa tumbuhan mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi, misalnya pohon jati dan pohon cendana. Kayu cendana mempunyai aroma yang khas dan diburu banyak orang untuk pembuatan minyak wangi, hiasan, kipas tangan, dan pigura.

BACA JUGA

Rangkuman kelas 4 tema 5 subtema 2 Pemanfaatan Kekayaan Indonesia
Rangkuman kelas 4 tema 3 subtema 1 Kayanya Negeriku

Manusia memerlukan sumber energi lain atau energi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya.  Sumber  energi  alternatif  berasal  dari  sumber  energi  yang  dapat diperbarui, contohnya sinar matahari, angin, air, panasbumi, gelombang laut, dan biomasa. Sumber energi alternatif yang dikembangkan saat ini memanfaatkan sumber energi yang tersedia di alam dan tidak akan habis yaitu matahari, angin, air, dan panas bumi.

1. Matahari

Energi  panas yang  dihasilkan  dapat  digunakan  untuk memanaskan ruangan, memanaskan air, dan keperluan lain. Pada saat ini sel-sel surya sudah biasa dijumpai di atap-atap rumah, rumah sakit, dan hotel–hotel. 

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

2. Angin

Angin adalah gerakan udara di permukaan bumi yang terjadi karena perbedaan tekanan udara.Angin telah dimanfaatkan sejak dahulu sebagai sumber energi pada perahu layar dan kincirangin tradisional. Saat ini energi angin digunakan untuk  menghasilkan  listrik melalui  alat  yang  disebut aerogenerator. 

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

3. Air

Air yang deras merupakan sumber energi gerak. Energi itu  biasa dimanfaatkan  sebagai  pembangkit tenaga listrik. Oleh karena itu, di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dibuat bendungan  air di tempat yang tinggi. Air yang dibendung tersebut, kemudian dialirkan menurun sehingga akan mengalir, seperti air terjun yang deras. Energi gerak dari air terjun tersebut digunakan untuk memutar generator pembangkit listrik. 

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

4. Panas Bumi

Energi panas  bumi  (energi  geotermal) merupakan energi yang berasal dari panas yang disimpan di bawah permukaan bumi.  Bumi  yang  berbentuk,seperti  bola sesungguhnya tersusun darilapisan-lapisan. Pusat bumi terbentuk dari lapisan batuan yang sangat panas. Hal itu menunjukkan bahwa bumi merupakan sumber energi panas yang sangat besar. Pengembangan energigeotermal saat ini hanya layak di daerah dekat lempeng tektonik.  

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

5. Gelombang Air Laut

Gelombang air laut saat memecah di pantai menghasilkan banyak energi. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik.

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

6. Bahan Bakar Bio

Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Bahan bakar bio yang berasal dari tumbuhan di antaranya tumbuhan berbiji  yang  mengandung  minyak  seperti bunga matahari, jarak, kelapa sawit, kacang tanah, dan kedelai. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biodisel. Biodisel  dapat  digunakan  untuk  menggantikan  solar.


Rangkuman Materi IPS kelas 4 tema 9 subtema 3 Kayanya Negeriku

Kopetensi Daasar IPA kelas 4 Tema 9 Subtema 3 kayanya Negeriku

  • 3. 1 Mengidentifikasi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat provinsi.
  • 4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk 
  • kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat provinsi.

Rangkuman Materi IPS Kelas 4 tema 9subtema 3 kayanya negeriku

Dampak Perubahan Lingkungan yang Disebabkan oleh Manusia  terhadap Keseimbangan Ekosistem

1. Penebangan dan pembakaran hutan
Manusia melakukan penebangan dan pembakaran hutan secara liar demimembuka lahan pertanian,permukiman, serta mengambil kayu dari hutansebagai bahan dalam membuat perlengkapan rumah tangga. tersebut tentu saja membuat hutan menjadi gundul. 
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

2. Penggunaan bahan-bahan kimia dan pestisida secara berlebihan
Salah satu contoh penggunaan  bahankimia adalah penggunaan detergen sebagai bahan pembersih. Bahanini menghasilkan busa yang dapatmencemari lingkungan dan  penggunaan pestisida yang berlebihan untukmemberantas hama tanaman yang dapat membunuh hewan lain yanglebih menguntungkan. 
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud


3. Eksploitasi sumber daya laut
Eksploitasi sumber daya laut ini umumnya berupa kegiatan pengeboran minyak di laut. Kegiatan 
ini dapat menyebabkan pencemaran apabila terjadi kebocoran sehingga menyebabkan minyak mencemari laut. 
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

4. Perpindahan penduduk
Perpindahan penduduk mengakibatkan daerah yang didatangi menjadisangat padat akibat jumlah pemukiman yang terbatas 
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

5. Penggunaan kendaraan bermotor
Dalam menjalankan kendaraan bermotordibutuhkan bahan bakar, baik bensinmaupun solar. Namun, pembakaran bahanbakar tersebut menyebabkan polusi udara.
Perburuan liarPerusakan terumbu karang
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

Melestarikan lingkungan merupakan hal yang wajib dilakukan. Agar sumber daya alam  tetap lestari kita harus melakukan usaha-usaha sebagai berikut.

  1. Penghematan bahan bakar dan listrik.
  2. Penggunaan energi alternatif, misalnya energi matahari, dan energi air.
  3. Penanaman kembali hutan-hutan yang gundul atau reboisasi.
  4. Melakukan pembibitan jenis tanaman unggul.
  5. Melakukan daur ulang bahan bekas.
  6. Tidak membuang sampah atau limbah ke wilayah perairan, baik sungai,danau, maupun laut.
  7. Tidak menebang hutan secara sembarangan. Kita harus melakukan tebangpilih. Artinya, kita hanya menebang pohon-pohon yang sudah berusia tua dansetelah menebang mau menanam dan menggantikan dengan pohon yanglebih muda.
  8. Tidak menangkap ikan dengan menggunakan racun, listrik, dan bahanpeledak.


Rangkuman materi SBdPkelas 4 tema 9 subtema 3 Kayanya Negeriku

Kopetensi Daasar IPA kelas 4 Tema 9 Subtema 3 kayanya Negeriku

3.2 Mengetahui tanda tempo dan tinggi rendah nada.
4.2 Menyanyikan lagu dengan memperhatikan tempo dan tinggi rendah nada.

Rangkuman Materi SBdPIPA kelas 4 Tema 9 Subtema 3 kayanya Negeriku

Poster adalah karya seni yang memuat komposisi gambar dan huruf yang ditulis diatas kertas. 

Poster bertujuan untuk memberikan Informasi, mengajak dan menghimbau banyak orang  untuk melakukan sesuatu seperti apa yang digambarkan atau apa yang dituliskan pada poster tersebu


Perwujudan rasa cinta lingkungan dapat dilakukan dengan banyak cara seperti pada lagu berikut.

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud


Aku Cinta Lingkungan" merupakan lagu yang diciptakan oleh Ully Gari Rusady. 

"Aku Cinta Lingkungan" 

Aku cinta lingkunganku 
Kujaga dan kusayangi 
Bersama ayah ibuku 
Membersihkan halamanku 

Bersihkan lingkunganku.
Bersihkan dari sampah 
Kata ayah dan ibuku 
Anak yang pandai 
Cinta lingkungan 

Aku cinta taman bunga 
Kurawat dan kusayangi 
Bersama ayah ibuku 
Menyirami taman bunga 

Nyanyikan secara bersama-sama lagu yang berjudul “Memandang Alam ”.
Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud



Menyanyikan lagu "Memandang Alam" karya Tasya Rosamal

"Memandang Alam" 
Memandang alam dari atas bukit
Sejauh pandang kulepaskan
Sungai tampak berliku
Sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit

Gunung menjulang berpayung awan
Oh, indah pemandangan
Oh, indah pemandangan

Memandang alam dari atas bukit
Sejauh pandang kulepaskan
Sungai tampak berliku
Sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit

Gunung menjulang berpayung awan
Oh, indah pemandangan
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
Memandang alam dari atas bukit
Sejauh pandang kulepaskan
Sungai tampak berliku
Sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit
Gunung menjulang berpayung awan
Oh, indah pemandangan
Oh, indah pemandangan
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la
La la la la la la la la la

Rangkuman Materi B. Indonesia  kelas 4 tema 9 subtema 3 Kayanya Negeriku

Kopetensi Dasar Materi B. Indonesia kelas 4 Tema 9 Subtema 3 kayanya Negeriku

  • 3.3 Menggali informasi dari seorang tokohmelaluiwawancara menggunakan daftar pertanyaan.
  • 4.3 Melaporkan hasilwawancaramenggunakan kosakata baku dan kalimat efektif dalam bentuk teks tulis.

Rangkuman Materi B. Indonesia kelas 4 Tema 9 Subtema 3 kayanya Negeriku

Hal yang harus dilakukan saat tugas wawancara dari guru
  1. Siswa melakukan wawancara untuk mencari informasi dan data mengenai perilaku dan kegiatan orang-orang di sekitar tempat tinggalmu yang dapat merusak lingkungan.
  2. Sebelum melakukan wawancara siswa melakukan beberapa persiapan terlebih dahulu seperti menentukan nara sumber, waktu, dan membuat daftar pertanyaan.
  3. Saat melakukan wawancara, siswa melakukannya dengan sikap sopan dan penuh rasa ingin tahu.
  4. Siswa bertanya kepada nara sumber sesuai dengan daftar pertanyaan yang telah dibuatnya
  5. Siswa mencatat setiap data dan informasi yang disampaikan oleh narasumber.
  6. Selesai wawancara, siswa membuat laporan hasil wawancara sesuai format pada buku siswa.
 Carilah informasi penting pada bacaan tersebut. Kemudian, lengkapilah gambar peta .

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud

Laporkan hasil wawwncara dengan format sebagai berikut!

Sumber gambar : Buku Kelas 4 Tema 9 Kayanya Negeriku Kemendikbud



Demikianlah rangkuman  Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku dengan judul subtema adalah  Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia. Semoga Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku ini bermanfaat untuk adik-adik dan para orang tua di rumah.

Pencarian terkait :
  • Rangkuman Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku
  • Materi kelas 4 tema 9 subtema 3 kayanya negeriku
  • Materi kelas 4 tema  9 subtema 3 pelestarian alam Indonesia
  • Buku kelas 4 tema 9 subtema 3 kayanya negeriku
  • Rangkuman kelas 4 tema 3 subtema 3


Uji Kemampuan Materi Kelas 4 tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku

Jika adek-adek ingin mencoba menjawab soal-soal kelas 4 tema 9 subtema 3 kayanya negeriku, adik-adik bisa menjawab sola pada link berikut :

Soal Tematik Kelas 4 Tema 9 Subtema 3 Kayanya Negeriku