--> Kumpulan Soal Soal SD | Deskripsi Singkat Blog di Sini

Kumpulan dan pembahasan soal SD

Saturday, 11 September 2021

Rangkuman  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan

Rangkuman Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan

Rangkuman materi kelas 5 tema 7 subtema 2 Peristiwa Dalam kehidupan atau lebih khusu lagi judulnya  "seputar proklamasi kemerdekaan". Rangkuman materi ini kelas 5 tema 7 Peristiwa dalam kehidupan kami buat dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 7 kurikulum 2013 dengan judul “Peristiwa dalam Kehidupan”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi tema 7 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Rangkuman  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan

Rangkuman  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan ini bisa digunakan oleh siapa saja baik siswa, para orang tua, para pembimbing dan para guru disekolah sebagai salah satu bahan ajar yang melengkapi dari baha ajar yang sudah tersedia atau disediakan di sekolah

Kopetensi Dasar Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan

Sebelum membaca Rangkuman  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan alngkan baiknya kita mengetahui terlbih dahulu kopetensi dasar yang terdapat pada subtema 3 tema 2 kelas 5 peristiwa dalam kehidupan. 

a. Kopetensi Dasar Materi PPKN Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam kehidupan.
  • 1.3 Mensyukuri manfaat persatuan dan kesatuan sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
  • 2.3 Menampilkan sikap jujur pada penerapan nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan di bidang sosial budaya.
  •  3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat 
  • 4.3 Menyelenggarakan kegiatan yang mendukung keberagaman sosial budaya masyarakat

b. Kopetensi Dasar Materi IPA Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam kehidupan.
  •  3.7 Menganalisis pengaruh kalor terhadap perubahan suhu dan wujud benda dalam kehidupan sehari hari
  •  4.7 Melaporkan hasil percobaan pengaruh kalor pada benda

c. Kopetensi Dasar Materi B. Indonesia Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam kehidupan.
  • 3.5 Menggali informasi penting dari teks narasi sejarah yang disajikan secara lisan dan tulis menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana
  • 4.5 Memaparkan informasi penting dari teks narasi sejarah menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta kosakata baku dan kalimat efektif

dKopetensi Dasar Materi IPS  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam kehidupan.
  • 3.4 Mengidentifikasi faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatannya.
  • 4.4 Menyajikan hasil identifikasi mengenai faktor-faktor penting penyebab penjajahan bangsa Indonesia dan upaya bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatanny

Kopetensi Dasar Materi SBdP  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam kehidupan.
  •  3.3 Memahami pola lantai dalam tari kreasi daerah
  • 4.3 Mempraktikkan pola lantai pada gerak tari kreasi daerah

Rangkuman materi PPKN kelas 5 tema 7 Subtema 2 Peristiwa Dalam Kehidupan

Seluruh rakyat di berbagai daerah dari  berbagai suku,  agama, dan golongan penuh  suka  cita  menyambut  dan  merayakan  Proklamasi Kemerdekaan. Semua bersatu padu dan lebur  saling bahu-membahu  melakukan perlawan terhadap penjajah. Semua menunjukkan rasa persatuan dan kesatuan, tidak lagi  memikirkan kedaerahan,  suku,   agama, dan golongan. Hanya ada satu identitas, yaitu  Indonesia

Kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang  memiliki keanekaragaman di  segala bidang kehidupan. Meskipun beragam dan berbeda, tetapi kita tetap bisa bersatu dan hidup dengan rukun.

Perhatikan lambang negara kita,  Burung Garuda. Lihatlah pita  yang   dicengkeramnya. Pada  pita  itu, tertulis kalimat “Bhinneka Tunggal Ika”. Kalimat ter- sebut  diambil dari   Kitab   Sutasoma  karangan  Mpu Tantular,   yang    memiliki  arti    berbeda-beda  tetapi tetap satu. Kata-kata tersebut kemudian diberi makna yang   lebih   luas dan  menjadi semboyan “meskipun berbeda-beda, tetapi tetap satu jua”. Semboyan itulah kemudian yang    mengikat   keberagaman   bangsa menjadi satu kesatuan.


Untuk menerapkan  nilai-nilai   Bhinneka Tunggal Ika,  kamu pun  tidak perlu harus meniru temanmu atau orang lain  agar terlihat sama. Kamu  tidak harus seperti orang lain.  Biarlah kamu berbeda dengan orang lain  dan orang lain biarlah berbeda dengan dirimu.

Kamu  harus menyadari perbedaan itu  anugerah dari   Tuhan  Yan  Maha Esa yang  harus kita  syukuri. Dengan demikian, kamu tidak perlu berselisih hanya karena adanya perbedaan. Kamu  harus mensyukuri perbedaan dengan cara menghormati dan menghargai teman-temanmu.  Dengan begitu, perbedaan itu justru membuat hidup makin indah.

Rangkuman Materi  IPA kelas 5 Tema 7 Subtema 2  Peristiwa dalam Kehidupan

Kalor didefinisikan sebagai energi panas yang  dimiliki oleh  benda. Secara umum, mengetahui adanya kalor  yang  dimiliki oleh  benda dapat dilakukan dengan cara mengukur suhu benda tersebut. Jika suhu benda tinggi, kalor yang  dikandung oleh  benda juga besar. Sebaliknya, jika suhu benda rendah, kalor  yang  dikandung oleh  benda juga kecil.

Kalor  yang  dimiliki oleh  suatu benda bisa berubah-ubah. Bisa naik,  bisa juga turun karena kalor  dapat berpindah dari  suhu  tinggi menuju suhu rendah.

Contoh bahwa kalor  dapat mengubah suhu benda: Air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah.

Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru. Suhu rendah akan meningkat karena menerima panas yang bersuhu tinggi 


Proses penguapan  embun terjadi dengan bantuan energi sinar matahari dan angin. Akibat  panas dari sinar matahari, air menguap menjadi uap air.

Energi panas atau kalor memiliki peran utama dalam proses penguapan tersebut. Energi panas  dapat  mengubah suhu  benda  dan  dapat mengubah wujud benda.

Contoh perubahan wujud karena penguapan sebagai berikut.

  1. Bensin dibiarkan di tempat terbuka lama-lama akan habis.
  2. Minyak kayu putih dibiarkan di dalam botol terbuka dalam waktu lama akan berkurang isinya.
  3. Baju basah akan kering ketika dijemur di bawah panas matahari.


Rangkuman Materi IPS kelas 5 Tema 7 Subtema 2  Peristiwa dalam Kehidupan

Peristiwa pembacaan teks Proklamasi

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan  dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945. 

Sesuai  kesepakatan  yang   diambil  di   rumah  Laksamana  Maeda,  para tokoh Indonesia menjelang pukul  10.30  waktu Jawa  zaman Jepang atau pukul  10.00 WIB telah berdatangan ke rumah Ir. Soekarno. Mereka  hadir untuk menjadi saksi pembacaan  teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Acara yang  disusun dalam upacara di kediaman Ir. Soekarno itu, antara lain sebagai berikut.

  1. Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 
  2. Pengibaran bendera Merah Putih.
  3. Sambutan Wali Kota Suwiryo  dan dr. Muwardi.


PROKLAMASI



Peristiwa Menjelang dan Sesudah Pembacaan Teks Proklamasi

Setelah mendengar  berita  Jepang menyerah kepada  Sekutu, bangsa  Indonesia  memper- siapkan dirinya untuk merdeka. Perundingan- perundingan    diadakan    di     antara    para pemuda  dengan tokoh-tokoh tua,  maupun di antara  para pemuda  sendiri. Walaupun demikian,  antara tokoh pemuda dan golongan tua sering terjadi perbedaan pendapat. Akibatnya, terjadilah “Peristiwa Rengasdengklok”. Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00WIB, Bung  Hatta dan Bung  Karno  beserta Ibu  Fatmawati   dan   Guntur Soekarno   Poetra   dibawa   pemuda   ke    Rengasdengklok  agar   tidak terpengaruh oleh  Jepang. Tujuannya mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Setelah melalui perdebatan dan ditengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari,  kedua tokoh, Bung  Hatta dan Bung  Karno, akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul  23.00

WIB. Soekarno dan Hatta setelah singgah di  rumah masing masing, lalu bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di  Jalan Imam Bonjol  No. 1 Jakarta (tempat Ahmad Soebardjo bekerja). Di tempat itu, mereka akan merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.



Adapun peristiwa setelah dibacakannya teks Proklamasi Kemerdekaan sebagai berikut.

1.  Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945

  • Para pemuda menyebarkan berita Proklamasi melalui berbagai cara, antara lain  menyebar pamflet, mengadakan pertemuan, dan menulis pada tembok-tembok.
  • Wartawan  Kantor Berita  Domei (sekarang  Kantor Berita  Antara), Syahruddin berhasil menyelundupkan teks  Proklamasi dan  diterima oleh   Kepala  Bagian Radio,   Waidan  B. Palenewen. Teks Proklamasitersebut kemudian diberikan kepada F. Wuz untuk segera disiarkan melalui radio.
  • Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga disebarkan melalui beberapa surat kabar. Harian Soeara Asia di Surabaya adalah koran pertama yang  menyiarkan berita Proklamasi.
  • Pihak pemerintah Republik Indonesia juga menugaskan para gubernur yang  telah dilantik pada  tanggal 2  September 1945  untuk menyebarluaskan  berita  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di wilayahnya.

2.  Sambutan  Rakyat di  Berbagai Daerah terhadap  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Peristiwa penting yang menunjukkan dukungan rakyat secara spontan terhadapProklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain  sebagai berikut.

  • Rapat Raksasa di Lapangan lkada (Ikatan Atletik  Djakarta) Jakarta pada tanggal 19 September 1945 menyambut kemerdekaan.
  • Usaha menegakkan kedaulatan juga terjadi di berbagai daerah dengan adanya tindakan heroik di berbagai kota yang  mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain  di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Aceh, Bali, Palembang, Kalimantan, Bandung, Makassar, Lampung, Solo, Sumatra Selatan, dan Sumbawa.

Proklamator Indonesia

a. Ir Soekarno

Ir.  Soekarno merupakan  Presiden  Pertama  Republik Indonesia  (RI)  dan Pahlawan  Proklamator.  Beliau menjadi  Presiden  RI  sejak tahun  1945 sampai dengan 1967. Ir. Soekarno dikenal pandai berpidato dan menguasai beberapa  bahasa  asing  sehingga  dijuluki sebagai  “Singa   Podium”.  Ir. Soekarno lahir     di    Surabaya,   Jawa     Timur,     pada tanggal 6 Juni  1901. Jenjang pendidikannya dimulai dari  Indische School (IS)  di  Tulungagung. Setelah   lulus,  Soekarno   melanjutkan   pendidikannya   di    Europesche Lagene School  (ELS) Mojokerto, Jawa  Timur;  Hogene Burger School  (HBS) Surabaya; dan Technische Hogere School  (THS), sekarang menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB),   di   Bandung,  Jawa    Barat,  dan memperoleh gelar insinyur.

B. Drs. Mohammad Hatta

Drs.  Mohammad Hatta adalah  Wakil  Presiden Pertama  RI (1945-1957) dan Bapak Koperasi Indonesia. Beliau juga sangat  berperan  dalam upaya memperoleh pengakuan dari  pemerintah Belanda terhadap kedaulatan RI. Mohammad Hatta lahir   di   Bukittinggi, Sumatra   Barat  pada tanggal 12 Agustus 1902.  Jenjang pendidikannya ditempuh  di  Europoesche  Lagere School  (ELS)  di Bukittinggi, Meer  Uitgebreid Lagere Onderwijs (MULO) di Padang, dan Handels Middelsbare School  (HMS) di Jakarta.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta beserta para tokoh lainnya memproklamasikan  kemerdekaan  Indonesia.  Ir.  Soekarno membacakan  teks  Proklamasi Kemerdekaan dan Drs. Moh. Hatta sebagai pendampingnya. Bahkan, dalam  teks  Proklamasi tersebut,  tercantum nama dan tanda tangan mereka berdua atas nama bangsa Indonesia. Oleh karena  itulah, Ir.  Soekarno dan  Drs.   Moh.   Hatta  diberi gelar sebagai Pahlawan Proklamator pada tahun 1986.



Tindakan Heroik Mendukung Proklamasi

Usaha menegakkan kedaulatan terjadi di berbagai daerah dengan tindakan heroik mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Berikut tindakan heroik mendukung Proklamasi di beberapa daerah di Indonesia.

 

a. Peristiwa Heroik di Yogyakarta

Perebutan kekuasaan di Yogyakarta dimulai pada tanggal  26   September1945    sejak   pukul   10.00  WIB. Para pegawai pemerintah dan perusahaan yang  dikuasai Jepang melakukan aksi mogok. Mereka menuntut agar Jepang menyerahkan semua  kantor kepada pihak Indonesia. 

b. Peristiwa Heroik di Surabaya

Terjadi insiden bendera di  Hotel  Yamato, Tunjungan, Surabaya.  Orang   Belanda   mengibarkan   bendera Merah Putih  Biru   di   atap  hotel. Rakyat kemudian menyerbu hotel, menurunkan,  dan  merobek warna biru  bendera itu untuk dikibarkan kembali. Insiden ini terjadi pada tanggal 19 September 1945.


c. Peristiwa Heroik Semarang

Pada  tanggal 15   Oktober 1945, pasukan  Jepang melakukan serangan ke  Kota  Semarang dan dihadapi oleh TKR dan laskar pejuang lainnya. Pertempuran   berlangsung   selama lima  hari. Akibat  pertempuran ini, ribuan pemuda gugur dan ratusan orang Jepang tewas.  Untuk  menge- nang peristiwa itu,  di  Semarang didirikan Monumen Tugu Muda. 

d. Peristiwa Heroik Aceh

Pada tanggal 6 Oktober 1945, para pemuda dari  tokoh masyarakat membentuk Angkatan Pemuda  Indonesia  (API).  Anggota  API  kemudian merebut dan mengambil alih  kantor-kantor pemerintahan. Di tempat-tempat yang  telah mereka rebut, para pemuda mengibarkan bendera Merah Putih dan berhasil melucuti senjata tentara Jepang.

e. Peristiwa Heroik Bali

Pada bulan Agustus 1945, pemuda Bali membentuk organisasi Angkatan Muda Indonesia (AMI) dan Pemuda Republik Indonesia (PRI).  Upaya perundingan untuk menegakkan  kedaulatan  RI  telah  mereka  upayakan,  tetapi pihak Jepang selalu menghambat. Pada tanggal 13 Desember 1945, para pemuda merebut kekuasaan dari  Jepang secara serentak, tetapi belum berhasil karena persenjataan Jepang masih kuat.

f. Peristiwa Heroik di Sumbawa

Bentrokan fisik  antara  pemuda dan Jepang terjadi di Gempe, Sape, dan Raba.

g. Peristiwa Heroik di Kalimantan

Rakyat Kalimantan juga berusaha  menegakkan  kemerdekaan  dengan  cara mengibarkan bendera Merah Putih, memakai lencana Merah Putih, dan mengadakan rapat-rapat. Namun, kegiatan ini  dilarang oleh  pasukan Sekutu yang   sudah ada di Kalimantan. Rakyat tidak menghiraukan larangan Sekutu sehingga pada tanggal 14 November 1945 di Balikpapan (depan markas Sekutu) berkumpul lebih  kurang 8.000 orang dengan membawa bendera Merah Putih.

h. Peristiwa Heroik di Palembang

Adanya upacara pengibaran bendera Merah Putih pada tanggal 8 Oktober 1945 yang  dipimpin oleh  dr.  A.K. Gani.  Pada kesempatan itu,  diumumkan bahwa Sumatra Selatan berada di bawah kekuasaan RI. Upaya penegakan kedaulatan di  Sumatra Selatan tidak memerlukan kekerasan  karena  Jepang berusaha menghindari pertempuran.

i. Peristiwa Heroik di Makassar

Gubernur Sam  Ratulangi menyusun pemerintahan  pada tanggal 19  Agustus1945.  Sementara itu,  para pemuda bergerak untuk merebut gedung-gedung penting seperti stasiun radio dan tangsi polisi.

Proses Pembentukan NKRI

a.  Pembentukan Kelengkapan Pemerintahan

Pada  tanggal  18   Agustus  1945,   PPKI   mengadakan   sidangnya  yang pertama  di   Gedung Kesenian Jakarta. Sidang dipimpin oleh  Ir. Soekarno dan  Drs.   Mohammad  Hatta  sebagai  wakilnya. Anggota  Sidang  PPKI sebanyak 27 orang.

Melalui pembahasan  secara musyawarah, sidang mengambil keputusan penting, antara lain  sebagai berikut.

  1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi RI. 
  2. Memilih presiden dan wakil  presiden, Ir.  Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs.  Mohammad Hatta  sebagai  Wakil Presiden RI.
  3. Tugas presiden untuk sementara waktu dibantu oleh  Komite Nasional.

PPKI melanjutkan pekerjaannya guna melengkapi berbagai hal  yang diperlukan bagi berdirinya negara dengan melaksanakan sidang pada tanggal 19 Agustus 1945. Dalam sidang kedua, PPKI menghasilkan keputusan, antara lain  sebagai berikut.

a.  Menetapkan dua belas kementerian yang  membantu tugas presiden dalam pemerintah.

b.  Membagi wilayah Republik Indonesia menjadi delapan  provinsi, yaitu  Provinsi Sumatra , Provinsi Jawa  Barat, Provinsi Jawa  Tengah, Provinsi Jawa  Timur, Provinsi Sunda Kecil, Provinsi Maluku, Provinsi Sulawesi, dan  Provinsi Kalimantan.


b.  Pembentukan Komite Nasional Indonesia

PPKI kembali mengadakan  sidang pada tanggal 22  Agustus 1945  yang memiliki agenda  pokok  tentang rencana pembentukan Komite  Nasional dan Badan Keamanan Rakyat. Komite Nasional    dibentuk    di     seluruh Indonesia dan berpusat di  Jakarta. Tujuannya  sebagai penjelmaan tujuan dan  cita-cita bangsa  Indonesia untuk menyelenggarakan kemerdekaan Indonesia yang  berdasarkan kedaulatan rakyat.

c. Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara

Dalam  rapat   Pleno  PPKI   pada  tanggal 22  Agustus 1945, diputuskan pembentukan Badan Keamanan  Rakyat (BKR).  BKR ditetapkan sebagai bagian dari  Badan Penolong Keluarga Korban Perang (BPKKP) yang merupakan induk organisasi dengan tujuan untuk memelihara keselamatan masyarakat, serta merawat para korban perang.

Perkembangan situasi negara  makin membahayakan. Pimpinan negara menyadari bahwa sulit  untuk mempertahankan negara  dan kemerdekaan tanpa angkatan perang. Dalam kondisi seperti itu,  pemerintah memanggil pensiunan  Mayor   KNIL   Oerip   Soemoharjo  dari   Yogyakarta  ke   Jakarta dan  diberi tugas  membentuk  tentara  kebangsaan.  Dengan  Maklumat Pemerintah pada  tanggal 5  Oktober  1945, terbentuklah   organisasi ke- tentaraan yang  bernama Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

d.  Pembentukan Lembaga Pemerintahan di Seluruh  Daerah di Indonesia

Bentuk pemerintah  daerah  di  Indonesia diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 18 (sebelum diamandemen).  Pasal tersebut berbunyi: Pembagian  daerah  Indonesia  atas  daerah  besar  dan  kecil   dengan bentuk susunan  pemerintahannya ditetapkan dengan  undang-undang dengan  memandang  dan mengingat dasar musyawarah dalam sistem pemerintahan  negara,  dan  hak-hak  asal  usul    dalam  daerah-daerah yang  bersifat istimewa. Berdasarkan bunyi  pasal tersebut, berarti daerah Indonesia akan dibagi dalam daerah provinsi. Setiap daerah provinsi akan dibagi pula  dalam daerah yang  lebih  kecil.

Sesuai dengan  keputusan PPKI  tanggal 18  Agustus 1945  bahwa tugas presiden dibantu oleh  Komite Nasional, di daerah-daerah tugas gubernur (kepala daerah) juga dibantu oleh Komite Nasional di daerah. Pembentukan Komite Nasional Indonesia Daerah yang ada di tiap-tiap provinsi merupakan lembaga yang  akan  berfungsi  sebagai  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebelum diadakan pemilihan umum. Dengan terbentuknya pemerintahan di daerah, yang  dibantu oleh  Komite Nasional di daerah, diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan, baik  di tingkat pusat maupun di daerah.

Rangkuman materi SBdp kelas 5 tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan

Penampilan gerak tari akan terasa lebih indah jika ada iringan musiknya. Musik dan tari merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. 

Musik dapat mengatur tempo gerak, sebagai pengiring, memberikan suasana, dan sebagai ilustrasi untuk mempertegas ekspresi gerak. 

Musik atau iringan tarinya, keindahan gerak tari juga dapat dilihat dari pola lantai saat penari memperagakan gerak tari. 

Pola lantai adalah garis-garis di lantai yang dilalui oleh penari dari perpindahan tempat satu ke tempat lain pada saat melakukan gerak tari.

Menurut jenisnya, ada tiga bentuk karya tari yang perlu kamu ketahui sebelum kita lebih lanjut membahas tentang pola lantai. Ada bentuk karya tari tunggal, karya tari berpasangan, dan bentuk tari kelompok. Perhatikan gambar berikut.



Rangkuman materi B. Indonesia kelas 5 tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan




Kosa kata baku :
1. Merdeka  artinya bebas dari penjajahan
2. Proklmasi pemebritahuan atau pengumuman kepada seluruh rakyat tentang kemerdekaan

Kata tidak baku
1. Baki = Nampan
2. Shodanco = Pangakat kemiliteran jepang

Demikianlah Rangkuman  Kelas 5 Tema 7 Subtema 2 Peristiwa dalam Kehidupan semoga rangkuman tema 7 subtema 2 kelas 5 ini memberikan sedikitnya catatan hal penting apa saja yang perlu di ingat dari Buku tematik kelas 7 tema 2 peristiwa dalam kehidupan.

Jangan lupa baca juga :

Rangkuman Kelas 5 Tema 7 Subtema 1 Peristiwa dalam Kehidupan


Referensi : Buku Tematik Kelas 5 tema 7 Peristiwa dalam Kehidupan diterbitkan oleh kementrian pendidikan nasioanl di tulis oleh : Maryanto, Fransiska, Heny Kusumawati, Diana Puspa, dan Ari Subekti.

Pencarian terkait :
  • Tema 7 subtema 2 kelas 5
  • Peristiwa dalam kehidupan tema 7 subtema 2 kelas 55
  • kelas 5 tema 7 subtema 2
  • Buku tematik kelas 5 tema 7 subtema 2 peristiwa dalam kehidupan

Wednesday, 8 September 2021

Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku  Semester 2

Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku Semester 2

Rangkuman tema 8 kelas 6 subtema 3 Bumiku . Merupakan dari kelanjutkan pembahasan yang sebelumnya  mengenai rangkuman materi kelas 6 tema 8  yakni Rangkuman Materi Tema 8 Kelas 6 Subtema 1 dan rangkuman materi kelas 6 subtema 2 Bumiku. Di mana materi tema 8 kelas 6 subtema 3 bumiku ini  ini disusun sesuai dengan isi dari Buku Siswa dan Buku Guru Kelas 6 tema 8 Bumiku. 

Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku  Semsester 2

Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku  Semsester 2 mengacu pada Kopetasi Dasar yang harus di kuasai para siswa pada materi kelas 6 tema 8 subtema 3. Adpun kopetensi dasaranya adalah sbb.

Bahasa Indonesia
3.7 Memperkirakan informasi yang dapat diperoleh dari teks nonfiksi sebelum membaca (hanya 
berdasarkan membaca judulnya).
4.7 Menyampaikan kemungkinan informasi yang diperoleh berdasarkan membaca judul teks nonfiksi.

Ilmu Pengetahuan sosial
3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. 
4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, 
ekonomi, dan politik di wilayah ASEAN.

PKN
1.2 Menghargai makna kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam menjalankan agama.
2.2 Melaksanakan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara sebagai wujud cinta tanah air.
3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
4.2 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, ha, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu pengetahuan Alam
3.8 Menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi Bumi serta 
terjadinya gerhana bulan dan gerhana Matahari.
4.8 Membuat model gerhana bulan dan gerhana Matahari.

Rangkuman Materi PKn Tema 8 Kelas 6 Subtema 3 Bumiku

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan atau dilaksanakan.

Kewajiban anak di rumah antara lain:

a. Turut serta dalam menjaga kebersihan rumah.
b. Mematuhi peraturan yang berlaku di rumah
c. Mendengarkan dan mematuhi nasihat orang tua
d. Saling menghormati dan menyayangi seluruh anggota keluarga.
e. Belajar dengan sungguh sungguh
f. Merapikan tidur tidur sendiri.
g. Berpamitan kepada orang tua sebelum berpergian.
h. Menjalankan perintah agama sesuai dengan agama dan kepercayaan.
i. Berbicara sopan/santun kepada seluruh anggota keluarga.
j. Selalu menjaga nama baik keluarga.

Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung pada kita sendiri.

Hak anak di rumah, antara lain:

a. Mendapat kasih sayang dari seluruh anggota kelurga.
b. Memperoleh perlindungan dari orang tua.
c. Memperoleh kebebebasan untuk beraktivitas.
d. Mendapatkan pendidikan agama dan ilmu yang lainnya.
e. Memperoleh bimbingan dalam kebaikan.
f. Menentukan hidup ketika sudah dewasa.
g. Memperoleh penghidupan yang layak.
h. Memperoleh kesehatan.
i. Hak untuk bermain dan bereksplorasi pada dunianya.
j. Hak untuk memperoleh makan dan minum.

Hak kita saat berkunjung di tempat wisata, antara lain:

a. Memperoleh pelayanan yang baik atau prima dari petugas.
b. Menikmati sarana dan prasana yang disediakan di tempat wisata.
c. Memperoleh wahana wisata yang mengasyikkan dan bermutu.

Kewajiban kita saat berkunjung di tempat wisata, antara lain:

a. Turut menjaga kebersihan dan kerapian tempat wisata.
b. Ikut serta menjaga ketertiban saat mengantre untuk membeli tiket wahana wisata.
c. Menjaga sarana dan prasarana yang diberikan di tempat wisata.



Rangkuman Materi IPA Tema 8 Kelas 6 Subtema 3 Bumiku

Gerhana Matahari

Gerhana matahari terjadi pada siang hari ketika bulan baru atau bulan mati. Gerhana matahari terjadi ketika Bulan, Bumi, dan Matahari dalam satu garis lurus. Kedudukan Bulan berada di antara Bumi dan Matahari. Kedudukan tersebut menyebabkan cahaya Matahari ke Bumi terhalang oleh Bulan.


Karena terhalang oleh Bulan, keadaan yang terang berangsur-angsur menjadi gelap. Saat terjadi gerhana matahari, bayangan Bulan akan menutupi Bumi. Oleh karena Bulan lebih kecil daripada Bumi, hanya sebagian tempat saja yang mengalami gerhana matahari.Ada tiga jenis gerhana matahari, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, dan gerhana matahari cincin. 
Gerhana matahari total hanya terjadi di permukaan bumi yang terkena bayangan umbra Bulan. Gerhana matahari total selalu diawali dan diakhiri oleh gerhana matahari sebagian. Gerhana matahari sebagian terjadi di permukaan Bumi yang terkena bayangan penumbra Bulan. Adapun gerhana matahari cincin terjadi di permukaan Bumi yang terkena lanjutan bayang-bayang inti. Hal itu terjadi karena Bulan berada pada titik terjauhnya dari Bumi.




Gerhana Bulan

Gerhana bulan merupakan suatu peristiwa yang terjadi dimana kedudukan matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus, sehingga bayangan Bumi menutupi sebagian ataupun keseluruhan Bulan. Proses terjadinya gerhana bulan ini dimulai saat Bumi berada di antara Matahari dan juga Bulan pada satu garis yang sama. Hal ini mengakibatkan sinar Matahari tidak sampai ke Bulan karena terhalang oleh Bumi. 


Gerhana bulan ini bisa terjadi karena pada saat Bumi berada di antara Matahari dan juga Bulan dalam posisi sejajar seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pada hal demikian Bumi akan menghalangi sinar Matahari yang menuju ke Bulan, sehingga permukaan Bulan akan tertutupi oleh bayangan Bumi.Proses terjadinya gerhana bulan ini lebih lama jika dibandingkan dengan Matahari, meskipun perbedaan waktunya hanya beberapa menit saja. Seperti halnya gerhana matahari, proses terjadinya gerhana bulan ini sebagai berikut. 

  1. Dimulai ketika Bulan yang bersinar terang tibatiba tertutup sedikit demi sedikit oleh bayangan hitam. Bayangan hitam tersebut adalah bayangan dari Bumi.
  2. Setelah itu lama-kelamaan Bulan yang bulat akan tertutup semakin banyak hingga Bulan hanya terlihat sebagian dan semakin lama Bumi akan terlihat menyabit.
  3. Setelah Bumi menyabit, lama-kelamaan Bulan akan tampak menghilang karena tertutup oleh bayangan Bumi. Saat inilah kita tidak dapat melihat Bulan, Bulan seperti menghilang.
  4. Setelah Bulan tertutup semua dan tampak seperti menghilang, kemudian kita akan menyaksikan Bulan kembali muncul dari arah pertama kali Bulan menghilang. Munculnya Bulan ini dimulai dari bentuk Bulan sabit, setelah itu Bulan tersebut semakin lama akan semakin terlihat setengah, dan semakin lama akan semakin utuh sehingga tampak seperti semula.

Kalender Masehi dan Kalender Hijriah

Perputaran Bumi mengelilingi Matahari (revolusi bumi) dan perputaran Bulan mengelilingi Bumi (revolusi bulan) digunakan untuk menentukan tahun Masehi dan tahun Hijriah. Sistem penanggalan Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi. Sistem penanggalan Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan.
1. Tahun Masehi
Tahun Masehi juga disebut tahun Syamsiah atau tahun Matahari. Tahun Masehi ditentukan berdasarkan kala revolusi bumi (waktu yang diperlukanBumi untuk sekali mengelilingi Matahari). Kala revolusi bumi adalah 365 14 hari. Satu tahun Masehi dibagi menjadi 12 bulan.
2. Tahun Hijriah
Tahun Hijriah juga disebut tahun Komariyah atau tahun Bulan. Tahun Hijriah ditentukan berdasarkan kala revolusi bulan (waktuvyang diperlukan Bulan untuk sekali mengelilingi Bumi). Kala revolusi bulan adalah 29 12 hari sehingga jumlah hari dalam satu tahun = 29 12 hari x 12 = 354 hari. Satu tahun Hijriah dibagi menjadi 12 .

Rangkuman Materi IPS Tema 8 Kelas 6 Subtema 3 Bumiku

Laos

Keadaan Alam 
Laos merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang tidak  berbatasan dengan laut.Wilayah Laos bergununggunung. Sungai Mekong merupakan sungai utama. Daerah pertanian terpentingterletak di lembah Sungai Mekong. Laos diselimuti hutan lebat.Laos juga memiliki dataran tinggi dan beberapa dataran rendah.

Hasil Utama 
Hasil tanaman pangan utama Laos adalah pada dan jagung. Hasil hutan utama berupa kayu jati. Barang ekspor utama Laos antara lain kopi, kapur barus, dan kulit binatang. Barang impornya terutama minyak bumi, mesin-mesin, dan beras.

Filipina 

Keadaan Alam 
Filipina merupakanbnegara kepulauan.Sebagian besar wilayah Filipina berupa pegunungan. Gunung api yang terdapat di Filipina antara lain Gunung Mayon, Gunung Taal, dan Gunung Pinatubo. Sekira 40% wilayah Filipina berupa hutan. Hasil hutan yang menonjol antara lain kayu bonian, kayu cedar, kayu eboni, kayu pinus, dan kayu mahoni. 

Hasil Utama 
Sebagian besar penduduk Filipina bermata pencaharian sebagai petani. Hasil pertanian utama, antara lain pisang, jeruk, kelapa, kopi, tembakau, dan tebu. Tanaman pangan utama adalah padi dan jagung. Hasil ternak utama adalah sapi perah. Hasil tambangnya terutama emas, perak dan tembaga. Hasil industri utamanya adalah tekstil, kertas, dan gula. 


Reklame

Reklame adalah media periklanan dan pemberitaan. Reklame bertujuan menyebabkan informasi kepada khalayak ramai tentang suatu produk atau pesan lain. Reklame dibuat dengan maksud menarikperhatian masyarakat. 
Reklame yang baik bukan sekadar menarik perhatian khalayak ramai. Isi reklame harus dapat menggerakkan keinginan orang untuk membeli produk yang direklamekan. Beberapa contoh reklame adalah :
1. Iklan 
Pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum
2. Spanduk
Spanduk adalah kain rentang yang berisi slogan, propaganda, atau berita yang perlu diketahui umum.

3. Brosur
Brosur merupakan reklame yang dibuat pada selembar kertas dengan isi informasi yang 
lebih rinci dan jelas, disampaikan dengan cara disebarluaskan secara langsung agar dibaca dan  dipahami konsumen/target.
4. Embalase Embalase adalah jenis reklame yang ditempatkan langsung pada kemasan produk, berfungsi sebagai daya tarik, pemberitahuan, informasi tentang produk tersebut.

5. Poster Poster adalah jenis reklame berupa selembaran kertas yang berisi gambar dan tulisan yang dibuat semenarik mungkin dan ditempatkan dengan cara ditempel di tempat-tempat umum yang strategis.
6. Baliho Baliho adalah jenis reklame yang berisi gambar/tulisan menarik dan informatifdengan ukuran besar, ditempatkan di tempat umum dan strategis menggunakan tiang besar dan kuat dan bersifat semi permanen.

Untuk rangkuman tema 8 subtema 3 bisa adik adik unduh di tautan yang ada di bawah ini. Rangkuman tema 8 kelas 6 subtema 1 klik di sini Rangkuman tema 8 kelas 6 subtema 2 klik di sini Demikianlah Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku Semsester 2 Mungkin hanya ini yang bisa kami bagikan Semoga bermanfaat untuk adik adik khususnya.

Sumber rangkuman : Buku kelas 6 tema 8 Bumiku kementrian pendidikan dan kebudayaan nasional.

Pencarian terkait :
  • Materi kelas 6 tema 8 subtema 3 bumiku
  • kelas 6 tema 8 subtema 3
  • bumiku
  • rengkuman materi kelas 6
  • Rangkuman Kelas 6 Tema 8 Subtema 3 Bumiku  Semsester 2

Monday, 6 September 2021

Rangkuman Kelas 6 Tema 6 subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Rangkuman Kelas 6 Tema 6 subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Materi kelas 6 tema 6 subtema 3 menuju masyarakat sejahtera. Alhamdulilah puji syukur  pada pada Alloh karena pada  kesempatan kali ini kami akan membagikan beberapa  rangkuman materi kelas 6 tema 6 subtema 3 menuju masyarakat sejahtera. Di mana rangkuman tersebut kami ambil dari buku siswa kelas 6 kurikulum 2013 revisi 2018 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.  Kami harapakan soal ini bisa di gunakan siapa saja yang memerlukan bahan ajar dan bahan belejar untuk kelas 6 tema 6 subtema 3 menuju masyarakat sejahtera.


Rangkuman Kelas 6 Tema 6 subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Agar memhami Materi kelas 6 tema 6 subtema 3 menuju masyarakat sejahtera dengan perlu disampakan dulu Kopetensi Dasar yang tersdapat pada Materi kelas 6 tema 6 subtema 3 menuju masyarakat sejahtera.

Kopetensi Dasar Materi  PPKN  Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

1.2   Menghargai  makna  kewajiban, hak,  dan  tanggung  jawab  sebagai warga  negara  dalam  menjalankan agama.

2.2   Melaksanakan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara sebagai wujud cinta tanah air.

3.2   Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

4.2   Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.


Kopetensi Dasar Materi  IPA   Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

3.2  Menghubungkan ciri pubertas pada laki-laki dan perempuan dengan kesehatan reproduksi
4.2  Menyajikan karya tentang cara menyikapi ciri-ciri pubertas yang dialami.

Kopetensi Dasar Materi  IPS  Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

3.4  Memahami makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan, dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera.
4.4  Menyajikan laporan tentang makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera.

Kopetensi Dasar Materi  B. Indoa Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

3.8 Menggali informasi yang terdapat pada teks non fiksi.
4.8  Menyampaikan hasil membandingkan informasi yang diiharapkan dengan informasi yang diperoleh setelah membaca teks nonfiksi secara lisan, tulis, dan visual.

Kopetensi Dasar Materi  SBdP Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

3.2  Memahami interval nada
4.2  Memainkan interval nada melalui lagu dan alat musik


Setalah kita memahmi Kopetensi Dasar Kelas 6 Tema 6 subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera selanjutnya akan kami samapaikan rangkuman materi yang terdiri atas pelajaran IPA, IPS, PPKN, Bahasa Indonesia dan SBDP

Rangkuman Materi PPKn Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Pada materi PPKn Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 ini membahas tentang pelaksanaan kewajiban, hak dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Tanggung jawab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga kata Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan dengan sepenuh hati. Tanggung jawab menjadi bagian dari kehidupan manusia sejak lahir. Tanggung jawab merupakan bagian dari kehidupan manusia, tetapi setiap orang mempunyai tanggung jawab yang berbeda-beda.

Sikap yang mencerminkan tanggung jawab sebagai warga negara, yaitu sebagai berikut:

  1. Memahami serta mengamalkan Pancasila di berbagai bidang kehidupan, seperti bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.
  2. Senantiasa menjaga dan memelihara nama baik bangsa yang menjadi tanggung jawab sebagai warga negara di mata dunia internasional sebagai negara yang merdeka, berdaulat, beradab dan bermartabat.
  3. Dapat meningkatkan wawasan kebangsaan agar senantiasa terbina rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan pada setiap diri warga negara.
  4. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menghindari sikap yang diskriminatif.
  5. Senantiasa membina solidaritas sosial sebagai sesama warga negara.

Landasan konstitusional negara Indonesia yaitu UUD 1945 sedangkan landasan idiil negara Indonesia yaitu Pancasila.

Pelaksanaan tanggung jawab yang tidak dilaksanakan dengan benar akan menimbulkan dampak negatif bagi kesejahteraan dan kehidupan masyarakat.

Salah satu bentuk tanggung jawab yang berdampak pada semakin kuatnya suatu negara adalah menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Hubungan antara pelaksanaan tanggung tanggung jawab sebagai warga negara dan dampak yang ditimbulkan, antara lain:

  1. melaksanakan kewajiban membayar pajak berdampak pada berlangsungnya pembangunan bangsa.
  2. saling membina kerukunan di antara warga masyarakat, antar pemeluk agama, suku, ras dan budaya berdampak terciptanya kehidupan masyarakat yang aman dan damai serta ketentraman bagi masyarakat.
  3.  Mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong berdampak pada terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai dan tentram.
  4. Memanfaatkan sumber daya alam sesuai kebutuhan berdampak pada sumber daya alam menjadi terjaga.


Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Pada rangkuman materi bahasa indonesia kelas 6 sd tema 6 subtema 3 ini membahas tentang menggali informasi yang terdapat di dalam teks nonfiksi.

Hal yang pertama dilakukan dalam menentukan gagasan utama yaitu membaca seluruh kalimat di dalam paragraf.

Kita bisa menentukan informasi penting berdasarkan ide pokok. Ide pokok bisa ditemukan pada kalimat utama. Dan kalimat utama terletak di awal atau akhir setiap paragraf.

Tujuan menyajikan peristiwa penting dalam bentuk peta pikiran adalah mempermudah memperoleh informasi.

Informasi penting di dalam teks nonfiksi dapat ditemukan dengan menjawab pertanyaan berupa kata tanya.Sedangkan kalimat yang menerangkan kalimat utama disebut kalimat penjelas.

Berikut ini langkah langkah dalam menentukan gagasan utama, antara lain:

  1. Membaca setiap paragraf secara cermat.
  2. Menandai kalimat awal, akhir atau kalimat awal dan akhir paragraf.
  3. Menandai gagasan utama yang terdapat di awal, akhir atau pada kalimat awal atau akhir pada paragraf.
  4. Mengubah kalimat utama dan kalimat penjelas menjadi kalimat yang lebih inti/pokok.


Materi IPA Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Subtema 3 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Untuk materi IPA kelas 6 tema 6 subtema 3 membahas mengenai ciri ciri pubertas pada laki laki dan perempuan.

Ciri ciri pubertas pada anak laki-laki, antara lain:

  1. Mengalami mimpi basah, hal ini merupakan perubahan primer anak laki laki pada masa pubertas. Peristiwa ini menandakan hormon testoteron pada tubuh laki laki tersebut.
  2. Tumbuh rambut halus pada bagian ketiak, dan kemaluan.
  3. Suara berubah menjadi berat dan besar.
  4. Tumbuh jakun pada leher
  5. Dada terlihat lebih bidang dan berisi.
  6. Tumbuh kumis, jambang, dan jenggot
  7. g.Munculnya jerawat di wajah,

Ciri Ciri Pubertas pada anak perempuan, antara lain:

  1. Mulai mengalami haid / menstruasi pertama kali, hal ini merupakan perubahan primer pada anak perempuan. Menstruasi menandai seorang remaja putri mulai beranjak dewasa dan matangnya fungsi-fungsi organ reproduksi pada remaja perempuan.
  2. Tumbuh rambut halus di sekitar ketiak dan bagian kemaluan.
  3. Membesarnya atau tumbuhnya payudara
  4. Pinggul mulai membesar dan melebar.
  5. Suara lebih tinggi dan melengking.
  6. Timbul jerawat pada kulit, terutama wajah.

Perbedaan masa kanak-kanak dengan masa pubertas, antara lain:

Terdapat perbedaan pada aktifnya sejumlah hormon, terutama hormon pada organ reproduksi, seperti tetosteron dan estrogen.

Persamaan masa kanak kanak dengan masa pubertas, antara lain:

Beberapa ciri ciri biologis pada anak anak masih sama pada masa pubertas, seperti: warna kulit, bentuk rambut, kuku dan sebagainya.


Rangkuman Materi IPS Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Menuju Masyarakat Sejahtera

Pada materi IPS tema 6 kelas 6 ini membahas tentang upaya mengisi kemerdekaan.

Beberapa upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan menuju masyarakat sejahtera, antara lain:

  1. Pemerataan pembangunan sampai ke penjuru negeri tidak hanya pada kota saja melainkan hingga ke pelosok negeri.
  2. Saling menghormati antar individu meskipun berbeda pendapat.
  3. Mengedepankan sikap toleransi antar individu atas perbedaan masing masing.
  4. Memperbanyak lapangan kerja demi mengurangi pengangguran.
  5. Memperbaiki fasilitas umum agar para pemakainya menjadi lebih nyaman,
  6. Membayar pajak tepat waktu yang nantinya untuk membiayai pembangunan di penjuru negeri.

Rangkuman SBdP Kelas 6 Tema 6 Subtema 3 Subtema 3Menuju Masyarakat Sejahtera

Rangkuman materi SBdP ini membahas tentang reklame.

Reklame adalah gambar yang berguna untuk menawarkan atau mempromosikan barang/jasa kepada masyarakat agar tertarik untuk membeli atau mengkonsumsinya.



Tujuan pembuatan reklame, antara lain:

  1. menawarkan atau mempromosikan suatu produk atau jasa,
  2. menginformasikan sebuah berita maupun produk/jasa.
  3. mengajak masyarakat melakukan suatu hal.

Jenis Jenis Reklame berdasarkan sifatnya;

  1. Reklame penerangan
  2. reklame peringatan,
  3. reklame permintaan atau ajakan.

Perbedaan reklame audio dan reklame audiovisual yaitu Reklame Audio diwujudkan melalui suara misal pada radio, sedangkan reklame audiovisual diwujudkan melalui suara dan gambar misalnya televisi.

Media yang digunakan untuk membuat reklame visual antara lain: poster, spanduk, plakat, etiket, brosur, baliho dan papan nama.

Ciri ciri reklame antara lain:

  1. singkat, jelas dan mudah dipahami.
  2. kalimat dan gambar menarik.
  3. bersifat jujur
  4. dilakukan berulang-ulang.

Alat dan bahan membuat poster antara lain: penggaris, pensil dan bolpoin, spidol, cat air/cat minyak, kertas, penghapus dan kuas serta palet.

Langkah-langkah membuat poster antara lain:

  1. menentukan tema atau tujuan pembuat poster.
  2. menggunakan kalimat singkat dan mudah di paahami,
  3. menggunakan gambar yang menarik.

Demikianlah pembahasan kita pada kesempatan kali ini tentang materi kelas 6 tema 6 subtema 3 dan soal tematiknya mencakup, Penilaian Harian, PTS dan PAS. Dan semoga bermanfaat.

Pencarian terkait :

  • rangkuman kelas 6 Tema 6 subtema 3
  • menuju masyarkat sejahtera
  • materi kelas 6 tema 6 subtema 3
  • kelas 6 tema 6
  • buku tema 6

Saturday, 4 September 2021

Rangkuman Tema 8 Subtema 2 Bumiku dan Musimnya Kelas 6 SD

Rangkuman Tema 8 Subtema 2 Bumiku dan Musimnya Kelas 6 SD

Rangkuman Tema 8 Subtema 2 Bumiku dan Musimnya Kelas 6 SD.  Soal ini kami buat sebagai bahan belajar siswa dan pegangan orang tua yang mendampingi anaknya belajar di rumah.

Ringkasan materi kelas 6 tema 8 subtema 2 bumiku ini mengacu pada buku resmi yang diterbitkan oleh kementrian pendidikan nasional dengan judul buku "Bumiku" buku kurikulum 2013 edisi terbaru yang banyak di gunakan di banyak Sekolah Dasar seluruh Indonesia.


Baik seblum rangkuman Rangkuman Tema 8 Subtema 2 Bumiku dan Musimnya Kelas 6 SD kami sampaikan terlebih dahulu kopetensi dsar yang ada pada subtema 2 tema 8 bumiku

 Kopetensi Dasar Materi B. Indonesia Tema 8 Kelas 6 Bumiku

3.7 Memperkirakan informasi yang dapat diperoleh dari teks nonfiksi sebelum membaca (hanya berdasarkan membaca judulnya).

4.7 Menyampaikan kemungkinan informasi yang diperoleh berdasarkan membaca judul teks nonfiksi.

Kopetensi Dasar Materi  IPS Tema 8 Kelas 6 Bumiku

3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. 

4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politik di wilayah ASEAN.

Kopetensi Dasar Materi PPKN Tema 8 Kelas 6 Bumiku

1.2 Menghargai makna kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara 
dalam menjalankan agama.
2.2 Melaksanakan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara sebagai wujud cinta tanah air.
3.2 Menganalisis pelaksanaan kewajiban, hak, dan tanggung jawab sebagai warga negara beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.
4.2. Menyajikan hasil analisis pelaksanaan kewajiban, ha, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat beserta dampaknya dalam kehidupan sehari-hari

Kopetensi Dasar Materi  IPA Tema 8 Kelas 6 Bumiku

3.8 Menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi Bumi serta terjadinya gerhana bulan dan 
gerhana Matahari.
4.8 Membuat model gerhana bulan dan gerhana Matahari.

Kopetensi Dasar Materi  SBdP Tema 8 Kelas 6 Bumiku


3.2  Memahami interval nada.
4.2 Memainkan interval nada melalui lagu dan alat musik

Rangkuman Materi PPKn Tema 8 Kelas 6 Bumiku

Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan atau dilaksanakan.

Kewajiban anak di rumah antara lain:

a. Turut serta dalam menjaga kebersihan rumah.
b. Mematuhi peraturan yang berlaku di rumah
c. Mendengarkan dan mematuhi nasihat orang tua
d. Saling menghormati dan menyayangi seluruh anggota keluarga.
e. Belajar dengan sungguh sungguh
f. Merapikan tidur tidur sendiri.
g. Berpamitan kepada orang tua sebelum berpergian.
h. Menjalankan perintah agama sesuai dengan agama dan kepercayaan.
i. Berbicara sopan/santun kepada seluruh anggota keluarga.
j. Selalu menjaga nama baik keluarga.

Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung pada kita sendiri.

Hak anak di rumah, antara lain:

a. Mendapat kasih sayang dari seluruh anggota kelurga.
b. Memperoleh perlindungan dari orang tua.
c. Memperoleh kebebebasan untuk beraktivitas.
d. Mendapatkan pendidikan agama dan ilmu yang lainnya.
e. Memperoleh bimbingan dalam kebaikan.
f. Menentukan hidup ketika sudah dewasa.
g. Memperoleh penghidupan yang layak.
h. Memperoleh kesehatan.
i. Hak untuk bermain dan bereksplorasi pada dunianya.
j. Hak untuk memperoleh makan dan minum.

Hak kita saat berkunjung di tempat wisata, antara lain:

a. Memperoleh pelayanan yang baik atau prima dari petugas.
b. Menikmati sarana dan prasana yang disediakan di tempat wisata.
c. Memperoleh wahana wisata yang mengasyikkan dan bermutu.

Kewajiban kita saat berkunjung di tempat wisata, antara lain:

a. Turut menjaga kebersihan dan kerapian tempat wisata.
b. Ikut serta menjaga ketertiban saat mengantre untuk membeli tiket wahana wisata.
c. Menjaga sarana dan prasarana yang diberikan di tempat wisata.

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia dan IPA kelas 6 Tema 8

Gerhana matahari merupakan kejadian tertutupnya matahari oleh bulan yang menyebabkan terhalangnya sinar matahari hingga ke bumi. Gerhana matahari ini menyebabkan kondisi di siang hari jadi gelap, seperti malam hari. Gerhana matahari bisa terjadi bila matahari, bumi dan bulan berada pada sebuah satu garis lurus.


Gerhana matahari dibedakan menjadi 3 yaitu: gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian dan gerhana matahari cincin. Dan berikut ini penjelasannya.

a. Gerhana matahari total disebut juga gerhana matahari sempurna. Gerhana matahari total terjadi pada permukaan bumi yang terkena bayangan inti bulan atau umbra bulan. Gerhana matahari total hanya terjadi kira kira 7 menit, pasalnya bayangan bulan yang menutupi bumi ukurannya lebih kecil daripada bulan.

b. Gerhana matahari sebagian biasanya terjadi pada awal dan akhir dari gerhana matahari total. Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bumi berada pada bayangan kabur atau penumbra bulan. Gerhana matahari sebagian berlangsung lebih lama dibandingkan dengan gerhana matahari total.

c. Gerhana matahari cincin adalah peristiwa di mana matahari, bulan dan bumi tepat pada sebuah garis lurus. Saat itu, piringan bulan yang terlihat dari bumi lebih kecil dibanding piringan matahari. Biasanya gerhana matahai terjadi jika bulan berada pada titik terjauhnya dari bumi.

Jika dirangkum beginilah ringkasan mengenai gerhana matahari, antara lain:

a. Gerhana matahari total

Waktunya terjadi kira kira 18 bulan sekali di suatu tempat di bumi.
Penyebab terjadinya gerhana matahari total adalah bulan menutupi seluruh matahari sehingga korona matahari terlihat. Bisa dikatakan bumi tertutupi oleh bayangan umbra atau inti bulan.

b. Gerhana matahari sebagian
Waktunya terjadi: mengawali dan mengakhiri gerhana matahari total, umumnya terjadi selama 6 jam.
Penyebab terjadinya gerhana matahari sebagian adalah bumi berada pada bayangan kabur atau penumbra bulan, sehingga terdapat bagian matahari yang tidak nampak terang.

c. Gerhana matahari cincin

Waktunya terjadi: tidak bisa diprediksi atau diperkiraan.
Penyebab terjadinya gerhana matahari cincin adalah bulan berada tepat di tengah tengah matahari dan bumi, tetapi ukuran tampaknya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran matahari.
Penanggalan Masehi dan Penanggalan Hijriah

a. Penanggalan Masehi atau Syamsiah adalah kalender yang perhitungan jumlah harinya berdasarkan waktu peredaran peredaran bumi mengelilingi matahari (kala revolusi bumi). Jumlah hari pada penanggalan Masehi yaitu 365 hari dan 366 untuk tahun kabisatnya. Biasanya penambahan hari pada penanggalan Masehi ditambahkan pada bulan Februari.

b. Penanggalan Hijriah atau Komariah adalah kalender yang perhitungan jumlah harinya berdasarkan waktu bulan mengelilingi bumi selama 1 tahun (kala revolusi bulan). Jumlah hari pada penanggalan Komariah atau Hijriah yaitu 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat penanggalan Hijriah. Penambahan hari pada penanggalan Hijriah pada bulan Dzulhijjah.

Dasar pembuatan Kalender Masehi antara lain;

a. Adanya gerakan revolusi bumi.
b. lamanya revolusi bumi sekitar 365 hari yang disebut 1 tahun.
c. Satu tahun terdiri dari 12 bulan.
d. Lamanya satu bulan bervariasi ada yang 29 hari, 30 hari atau 31 hari.
e. 4 Tahun sekali bulan Februari lamanya 29 hari yang disebut Tahun Kabisat.

Alasan mengapa gerhana matahari tidak terjadi di seluruh tempat di Bumi, karena ukuran bulan lebih kecil dibandingkan dengan ukuran bumi sehingga bayangan bulan hanya mengenai sebagian wilayah di bumi.

Materi IPS Kelas 6 Tema 8 Bumiku

Keadaan alam negara Laos:

Secara geografis, negara Laos ini terletak di Semenanjung Indochina. Luas wilayah negara Laos sekitar 236.800 km². Negara Laos merupakan satu satunya negara di Asia Tenggara yang tidak memiliki garis pantai.
Batas wilayah negara Laos antara lain: Negara China (Udara), Negara Vietnam (Timur), Negara Kamboja (Selatan), Negara Thailand (Barat dan Barat Daya) dan Negara Myanmar (Barat Laut).
Laos memiliki gunung tertinggi yaitu Gunung Phou Bia dengan ketinggian sekitar 2.817 meter di atas permukaan air laut.
Laos juga memiliki daerah dataran rendah yaitu Sungai Mekong yang mengalir sampai ke perbatasan dengan negara Thailand.
Iklim negara Laos adalah tropis dan dipengaruhi oleh angin musim. Di laos musim penghujan terjadi pada bulan Mei sampai dengan bulan November. Sedangkan musim penghujan terjadi pada bulan Desember sampai April.
Hasil utama negara Laos antara lain: getah damar dan padi (pertania), tembaga dan perak (hasil tambang), kayu jati (hutan), Barang ekspor negara Laos antara lain: kapur barus, kopi, kulit binatang. Sedangkan barang impor terdiri dari: minyak bumi, beras dan mesin mesin.

Keadaan alam negara Filipina:

Negara Filipina terdiri sekitar 7.107 pulau dengan luas wilayah daratan sekitar 300.000 km persegi. Ibukota Filiphina berada di kota Manila. Filipina mempunyai pulau pulau besar antara lain: Pulau Mindanao dan luzon. Di negara ini masih banyak gunung api yang masih aktif di antaranya: Gunung Apo ( di Pulau Mindanao ) dan Gunung Mayon ( di Pulau Luzon ).
Hasil utama negara Filiphina antara lain: sektor pertanian dan pertambangan serta industri. Sektor industri khususnya makanan olahan, pakaian, tekstil, barang elektronik, dan kereta. Kawasan industri banyak di daerah Kota Manila. Pada sektor pertambangan menghasilkan nikel, bijih besi, tembaga, dan gas alam. Untuk sektor pertanian menghasilkan padi, kelapa, nanas, dan gula.

Negara Filiphina mengekspor gula, kopra, kayu, nanas, tembaga dan bijih besi.

Rangkuman  Materi B. Indonesia Tema 8 Kelas 6 Bumiku

Karangan Nonfiksi
Karangan nonfiksi ialah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Tulisan nonfiksi biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan sebagainya.

Perbedaan antara fiksi dan nonfiksi terletak pada masalah faktual atau tidak, imajiner atau tidak. Perbedaan antara keduanya sama sekali tidak ada hubungannya dengan gaya bahasa atau apa pun selain masalah fakta atau khayalan.

Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi, berusaha menarik, dan menggugah nalar (pikiran) pembaca. Bahasa karangan nonfiksi bersifat denotatif dan menunjukkan pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.
Nonfiksi dibagi menjadi 2 seperti berikut.
  1. Nonfiksi murni berisi pengembangan berdasarkan data-data yang autentik.
  2. Nonfiksi kreatif berawal dari data autentik kemudian dikembangkan sesuai imajinasi penulisnya yang pada umumnya dalam bentuk novel, puisi, prosa.


Rangkuman SBdP Tema 8 Kelas 6 6 Tema 8 Bumiku

Dalam berkesenian pun ada kegiatan yang dilakukan secara individu ada juga yang dilakukan secara berkelompok. Dalam menari, ada beberapa tarian yang dilakukan secara berkelompok. 

Berikut 4 contoh tari yang dilakukan secara kelompok.
Tari Bedhaya Ketawang, dari Surakarta 
Tari Bedhaya Ketawang merupakan tarian sakral yang dipentaskan dalam istana Kasunanan Surakarta Jawa Tengah (Keraton Solo). Tari Bedhaya Ketawang diperagakan oleh sembilan orang penari wanita yang berbusana, tata rias serta gerak tarian yang sama. Kualitas gerak halus cenderung lembut atau pelan dan diiringi seperangkat gamelan jawa. 

Tari Serimpi, dari Jawa Tengah
Tari Serimpi merupakan tari klasik yang berasal dari Jawa Tengah. Tari klasik sendiri mempunyai arti sebuah tarian yang telah mencapai kristalisasi keindahan yang tinggi dan sudah ada sejak zaman masyarakat feodal serta lahir dan tumbuh di kalangan istana.

Tari Serimpi yang sudah banyak dipentaskan ini memiliki gerak lemah gemulai yang menggambarkan 
kesopanan dan kehalusan budi. Kelemahlembutan ragam gerak yang ditunjukkan dari gerakan 
yang pelan serta anggun dengan diiringi suara musik gamelan
Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan
Tari Pakarena merupakan tarian tradisional dari Sulawesi Selatan yang diiringi oleh alat musik 2 
(dua) kepala drum (gandrang) dan sepasang instrument alat semacam suling (puik-puik). 

Tari Gantar, dari Kalimantan Timur
Menurut cerita yang ada, Tari Gantar ditarikan pada saat upacara adat tertentu. Terdapat versi cerita lain yang mengatakan bahwa tari Gantar merupakan tarian yang dipentaskan pada saat upacara pesta tanam padi.


Reklame adalah sarana untuk menginformasi, mengajak, menganjurkan, dan menawarkan produk kepada konsumen sehingga ingin memiliki, menggunakan atau membeli produk tersebut.

Beberapa contoh reklame, antara lain:

a. Iklan merupakan jenis reklame singkat yang bertujuan untuk mempromosikan barang atau jasa dalam bentuk visual pada media cetak atau elektronik.

b. Spanduk merupakan reklame yang memuat informasi komersial atau non komersial yang dibuat secara ringkas, padat dan jelas memakai kain dan sejenisnya. Dan biasanya dibentangkan di antara dua tiang di tempat strategis dan ramai.

c. Brosur adalah reklame yang dibuat pada selembar kertas dengan isi informasi yang lebih terperinci dan jelas, biasanya disampaikan dengan cara disebarluaskan.

d. Embalase merupakan jenis reklame yang ditempatkan langsung pada kemasan produk, bertujuan sebagai daya tarik, pemberitahuan serta informasi tentang produk tersebut.

e. Poster adalah jenis reklame yang berupa selembaran kertas yang berisi gambar dan tulisan yang dibuat semenarik mungkin dan ditempatkan dengan cara ditempel di tempat yang strategis.

 

Mungkin hanya ini yang bisa kami bagikan kepada adik adik mengenai download rangkuman materi tema 8 kelas 6 subtema 3. Semoga bermanfaat untuk adik adik khususnya.

Thursday, 2 September 2021

Rangkuman Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Rangkuman Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera. Unntuk postingan kali ini kami ingin membagikan rangkuman untuk tingkat kelas 6 tema 6 subtema 2.  Dalam pembuatan soal kami mengacu pada buku kelas 6 tema 6 subtema 2 yang di keluarkan oleh Kementrian Pendidikan Nasional

Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Rangkuman Materi kelas 6 tema 6  subtema 2 Menujuju masyarakat Sejahtera ini mencakup beberapa muatan pelajaran, mulai dari mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan juga SBdP. Adik adik bisa membaca dan juga mengunduhnya melalui link yang tersedia di akhir postingan ini. Tak hanya itu kami juga melengkapi soal tema 6 kelas 6 revisi 2018 untuk memantapkan pemahaman adik adik terhadap materi saat ini

Materi PPKn Tema 6 Kelas 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Hak warga negara Indonesia telah ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pengertian hak sebagai warga negara adalah segala sesuatu yang seharusnya diterima oleh seluruh warga negara secara adil tanpa pilih kasih. Dan berikut ini beberapa hak hak sebagai warga negara yang diatur dalam UUD 1945, di antaranya:

  • Hak mendapatkan perlindungan hukum : Pasal 27 ayat (1)
  • Hak mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak : Pasal 27 ayar (2)
  • Hak yang mengatur keikutsertaan dalam upaya bela negara : Pasal 27 ayat (3)
  • Hak memperoleh Kemerdekaan berserikat dan berkumpul serta mengeluarkan pendapat : Pasal 28E ayat (3)
  • Hak yang mengatur tentang kemerdekaan memeluk agama dan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing : Pasal 28E ayat (1)
  • Hak keikutsertaan dalam usaha pertahanan dan keamanan negara : Pasal 30 ayat (1)
  • Hak untuk mendapat atau memperoleh pendidikan : Pasal 31
  • Hak untuk mendapatkan kebebasan memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya nasional : Pasal 32 C ayat (1)
  • Hak untuk memanfaatkan sumber daya alam : Pasal 33 ayat (3)
  • Hak yang mengatur tentang Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara : Pasal 34
  • Hak untuk Memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan : Pasal 28H ayat (1)


Beberapa hak yang dimiliki oleh setiap orang yang menjadi warga negara Indonesia, antara lain:

  1. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  2. Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan.
  3. Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.

Pentingnya melaksanakan hak sebagai warga negara:

  1. Mendukung tercapainya tujuan nasional.
  2. Mempercepat pembangunan nasional.
  3. Mewujudkan pemerintahan yang demokratis.

Pentingnya melaksanakan hak untuk diri sendiri:

  1. Dapat mengharumkan nama daerah/tempat tinggal/nama bangsa di kancah nasional karena mendapatkan pendidikan termasuk pelaksanaan hak. Contoh olimpiade sains dan atlet renang.
  2. Di sekolah dapat belajar dengan lancar dan nyaman. Contohnya sarapan pada pagi hari membuat memiliki energi dan dapat berkonsentrasi saat mengikuti pembelajaran.



Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Gagasan utama atau gagasan pokok merupakan ide dasar atau sebuah inti pembahasan yang tertulis di dalam paragraf. Gagasan utama menjadi gagasan dasar dalam pengembangan sebuah paragraf. Dengan kata lain Gagasan utama adalah suatu gagasan (ide) yang sedang dibicarakan atau dibahas dalam sebuah paragraf. Dalam setiap paragraf terdapat gagasan utama, baik tertulis maupun hanya tersirat.

Nama lain dari gagasan utama, antara lain: ide pokok, gagasan pokok dan juga pikiran utama maupun pikiran pokok. Gagasan utama biasa bisa ditemukan berdasarkan kalimat utama. Sedangkan kalimat utama adalah kalimat yang bersifat umum dan mengandung gagasan utama.

Teks nonfiksi adalah sebuah tulisan atau karangan yang dihasilkan dalam bentuk cerita nyata. Bisa dikatakan bahwa teks nonfiksi terkandung hal hal yang bersifat nyata, realita dan bisa dibuktikan kebenarnya serta bersifat informatif.

Kata kunci sebuah paragraf dapat berupa kata atau ungkapan yang informasi penting pada sebuah paragraf.

Beberapa cara untuk menemukan gagasan utama, antara lain:

  1. membaca bacaan dengan cermat
  2. menemukan kalimat utama
  3. menentukan unsur inti kalimat utama


Materi IPA Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Setelah kemarin kita membahas tentang ciri ciri pubertas pada laki laki dan perempuan. Pada postingan kali ini kita akan mencari perbedaan pertumbuhan pada masa kanak kanak dan masa pubertas. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini.


Perubahan fisik selama masa pubertas kemungkinan akan mempengaruhi kegiatanmu sehari-hari. Berikut beberapa cara menyikapi masa pubertas yang akan kamu alami.

1. Menjaga kebersihan tubuh.

Dalam masa pubertas, aktivitas kelenjar minyak dan kelenjar keringat meningkat. Akibatnya, wajah mudah berjerawat dan tubuh berbau kurang sedap. Maka cara mengatasinya, dengan mandi minimal dua kali sehari dan kenakan pakaian yang mudah menyerap keringat. Apabila keringatmu berlebih, bersihkan tubuhmu dan gantilah pakaianmu

2. Menjaga kesehatan dengan memilih makanan sehat dan berolahraga.

Makanan diperlukan untuk pertumbuhan badan. Pilihlah makanan yang berasal dari bahan-bahan segar dan diolah dengan cara yang sehat, misalnya tanpa pengawet, pemanis buatan, atau penyedap rasa. Serta Perbanyak pula minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang keluar berupa keringat.

3. Berhati hati dalam bergaul dengan lawan jenis.

Pada masa puber, organ reproduksi telah aktif. Oleh karena itu, sebaiknya kamu bergaul dengan lawan jenis dalam batas yang wajar. Hindari berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan.

4. Dalam memilih bacaan dan tontonan sesuai umur

Saat ini akses untuk bacaan dan tontonan dengan mudah dapat kita peroleh. Namun, pilihlah bacaan dan tontonan yang baik, menambah wawasan, dan sesuai umurmu. Hindari membaca bacaan dan menonton tontonan dewasa.

5. Rajin beribadah sesuai agama masing-masing.

Dengan rajin beribadah, kita mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita akan mematuhi aturan-aturan agama untuk berperilaku dan berbuat sesuai tuntunan agama.


Materi IPS Kelas 6 Tema 6Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, di antaranya:

  1. sikap cinta tanah air,
  2. selalu menumbuhkan sikap persatuan dan kesatuan
  3. rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  4. bermain tanpa membeda bedakan suku
  5. lebih suka membeli produk dalam negeri
  6. mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  7. melestarikan budaya bangsa.

Adapun beberapa usaha yang termasuk melestarikan budaya nenek moyang, yaitu belajar membuat batik, membuat kain tenun, mempelajari budaya daerah misalkan tarian maupun kesenian lainnya.

Ada banyak cara yang bisa diupayakan sebagai generasi muda dalam mengisi kemerdekaan Indonesia, yaitu:

  1. Disiplin dan khidmat saat mengikuti upacara bendera.
  2. berani dan percaya diri menjadi petugas upacara bendera.
  3. mematuhi tata tertib yang berlaku di sekolah maupun kelas.
  4. rajin belajar di rumah maupun sekolah.
  5. Aktif dalam kegiatan pramuka, OSIS maupun Paskibra.
  6. Berusaha menjaga nama baik sekolah.
  7. Berusaha mengatur waktu sebaik mungkin
  8. aktif dalam setiap kegiatan yang baik di masyarakat.
  9. patuh pada perintah dan nasihat dari orang tua dan guru.
  10. berusaha melaksanakan perintah yang diberikan orang tua maupun guru.
  11. saling menghormati dan membantu teman atau orang yang membutuhkan
  12. tidak suka mengejek serta membeda bedakan dalam pergaulan
  13. Beberapa kegiatan sosial yang dan pelayanan masyarakat, antara lain:
  14. donor darah
  15. memberikan bantuan kepada korban bencana
  16. memberikan penyuluhan kesehatan.

Materi SBdP Kelas 6 Subtema 2 Menuju Masyarakat Sejahtera

Berdasarkan jumlah penarinya, tarian dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

  1. Tari tunggal, tarian yang jumlah penarinya hanya 1 penari.
  2. Tari berpasangan, tarian yang jumlah penarinya 2 orang/ppenari atau genap.
  3. Tari masal, tarian yang ditarikan oleh banyak penari.

Tari kreasi tunggal ini diperankan atau dipertunjukan oleh satu orang saja. Bisa dikatakan bahwa tari kreasi tunggal adalah tarian yang dipertunjukkan oleh satu orang saja, dan biasanya hanya ditampilkan oleh penari yang benar-benar sudah profesional untuk mementaskannya. Dan berikut ini beberapa tari kreasi tunggal beserta daerahnya:

1. Tari Gambyong

Tari Gambyong adalah tarian khas yang berasal dari daerah Surakarta, Jawa Tengah. Tari Gambyong diciptakan oleh S. Maridi. Awalnya tari Gambyong hanya ditarikan oleh seorang penari saja, namun seiring perkembangan zaman, tari gambyong mulai ditarikan secara kelompok.

Tari Gambyong biasanya ditarikan untuk menyambut tamu kehormatan. Beberapa properti yang digunakan pada Tari Gambyong antara lain: Jarik, Mekak, Sabuk, Gelang, dan Kalung.

2. Tari Jaipong

Tari Jaipong adalah salah satu tari kreasi tunggal yang berasal dari daerah Parahiyangan, Jawa Barat. Tari Jaipong ditarikan oleh seorang wanita dengan mengenakan kebaya, sehingga terkesan lembut dan feminim. Beberapa properti tari Jaipong antara lain; sinjang (celana panjang), apok (baju atasan) dan sampur (selendang).

3. Tari Gambir Anom

Tari Gambir Anom adalah salah satu tarian dari Jawa Tengah sejak zaman Mataram Lama. Tari Gambir Anom menceritakan tentang anak Arjuna yang sedang dirundung asmara. Properti tari Gambir Anom antara lain: busana pewayangan ditambah sampur atau selendang.

4. Tari Legong

Tari Legong merupakan tarian kreasi tunggal yang bersal dari daerah Bali. Tari Legong biasanya ditarikan oleh perempuan. Busana yang dipakai pada tarian Legong yaitu baju khas daerah Bali dengan warna kuning keemasan dan hiasan di bagian kepala, seperti batara dewi di Bali.


5. Tari Klasik Gatotkaca

Tari klasik Gatotkaca, menceritakan kisah tentang tokoh Gatotkaca yang bisa terban dan sakti mandra guna. Tari ini berasal dari daerah Jawa Tengah. Properti tari Gatotkaca antara lain: selendang, sayap, tutup kepala dan lain lain.

6. Tari Pendet

Tari Pendet adalah salah satu tarian selamat datang yang paling tua dari daerah Pulau Bali. Pertunjukan tari Pendet dimainkan oleh penari wanita yang masing masing membawa mangkok yang berisikan bunga. Penggagas tari Pendet yaitu 2 seniman yang bernama I wayan Rindi dan Ni Ketut Reneng. Para ahli seni pertunjukan Bali menyetujui kelahiran dari tari Pendet pada tahun 1950.

Pada pertunjukan tari daerah Bali sering menggunakan properti tari yang berupa perhiasan telinga yang dinamakan subeng. Beberapa gamelan yang digunakan untuk mengiringi tari Pendet antara lain: kenyur, gangsa, tangguh dan kendang.

Orang yang menciptakan tata gerak tari disebut koreografer.

Demikian pembahasan kita untuk kali ini tentang materi kelas 6 tema 6 subtema 2 Membangun Masyarakat Sejahtera. Mudah mudahan materi dan soal tematik yang kami bagikan bisa menambah pemahaman adik adik akan materi tema 6 kelas 6 sd tersebut. Tterima kasih

Tuesday, 31 August 2021

Soal UTS Kelas 2 Tema 2 Bermain di Lingkunganku

Soal UTS Kelas 2 Tema 2 Bermain di Lingkunganku

Soal Ujian Tengah Semester Kelas 2 Tema 2 Bermain di Linkunganku. Kami buat dengan besumber pada buku kelas 2 Tema 2 dengan judul buku "Lingkunganku" tujuannya agar relvan dengan proses pemebelajaran di sekolah


Silahkan gunakan  Soal UTS Kelas 2 Tema 2 Bermain di Lingkunganku  untuk belajar di rumah atau di sekolah dengan tujuan anak semakin memahami materi yang diajarkan gurunya di sekolah. Selain itu soal PTS ini bisa jadi referensi guru dalam membuat soal.


Soal UTS Kelas 2 Tema 2 Bermain di Lingkunganku 


A. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang pada a, b, c, atau d

1. berdasarkan wujudnya, kelereng yang dimainkan oleh Andi, Riko dan Dedi berbentuk…
a. bulat
b. oval
c. tak beraturan             

2. kelereng termasuk benda …
a. cair
b. padat
c. gas

3. salah satu sifat benda gas adalah …
a. menempati ruang
b. membeku
c.mengalir

4.permainan kayu malele berasal dari …
a. jawa
b. bali
c. papua

5. 9 x 2 = …
a. 18
b. 20
c. 38

6. 5 x 3 = …
a. 16
b. 15
c. 30

7. merapihkan tempat tidur termasuk peraturan di …
a. rumah
b. sekolah
c. masyarakat

8.manfaat membuang sampah pada tempatnya yaitu …
a.lingkungan menjadi bersih
b. lingkungan menjadi kotor
c.Menyebaban polusi

9. contoh permainan yang terpuji saat di sekolah adalah …
a.menolong teman yang jatuh
b. bertengkar dengan teman
c. marah-marah

10. ketika hendak membeli tiket, kita harus …
a. antri
b. menyerobot
c. mendorong teman 

11.ketika menyanyikan lagu, kita harus memahami … dalam lagu.
a. panjang
b. pendek
c. panjang pendek

12. kolase adalah adalah….
a. menempelkan potongan-potongan bend
b. menempel
c. memisahkan potongan benda

13 .daun singkong yang dikeringkan bisa di manfaatkan untuk …
a. rangkaian daun
b. rangkaian buah
b. rangkaian ranting

14. duduk terlalu lama akan membuat sakit pada bagian …
a. kaki
b. tangan
c. pinggang

15. ketika berjalan badan harus dengan posisi …
a. tegak
b. bongkok
c. miring

16. menggeleng gelengkan kepala sebelum melakukan senam adalah contoh dari …
a. pemanasan
b. olahraga
c. menggerakan

17. Bila ada teman yang sedang sakit sebaiknya kita ….
a. Mengejek
b. Menjenguk
c. Menghina

18. Orang yang suka menolong akan ….
a. Banyak temannya
b. Banyak dosanya
c. Banyak musuhnya

18. Kesukaan terhadap sesuatu disebut ….
a. Hobi
b. Hobo
c. Hibo

19. Gemar membaca buku akan memperoleh ….
a. Hadiah
b. Mainan
c. Ilmu pengetahuan

20. Benda yang seharusnya ada di pantai adalah ....
a. sampah plastik
b. kaleng bekas
c. pasir

21. Walau Siti, Beni, Lani, dan Edo berpenampilan berbeda, mereka menunjukkan sikap saling ....
a. mengejek
b. menghormati
c. memarahi

22. Bermain di lingkungan sekolah sanggup dilakukan pada ketika ....
a. jam pelajaran sedang berlangsung
b. pelajaran terasa membosankan
c. jam istirahat

23. Tempat yang paling sempurna untuk bermain ketika berada di sekolah yaitu ....
a. di dalam kelas
b. di halaman sekolah
c. di perpustakaan sekolah

24. Tata tertib yang ada di sekolah harus kita ....
a. lupakan
b. abaikan
c. patuhi

25. Jika melanggar tata tertib, kita akan menerima ....
a. hadiah
b. pujian
c. sanksi


B. Isilah titik dibawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Contoh permainan yang dapatdilakukan dipantai adalah …
2. kecap termasuk kedalam benda …
3. akibat membuang sampah sembarangan akan menjadikan lingkungan menjadi …
4.ketika bertamu kerumah teman kita harus bersikap …
5.ketika menyanyikan lagu “ gembira “ kita hraus bersikap …
6. dalam membuat karya seni dengan teknik meniup kita menggunakan …
7.anggota badan yang ditekuk ketika jongkok adalah …
8.salah satu bentuk pemanasan sebelum senam adalah ....
9. 13 + 2 =... + 13
10. 15 +...=17 +..

Demikianlah Soal UTS Kelas 2 Tema 2 Bermain di Lingkunganku yang bisa kami buat dengan sumber buku tema kelas 2 semoga ada manfaat untuk kita semua sebagai insan yang berkutat di dunia pendidika.

Terimkasi sudah berkunjung ke websiet pembelajaran ini besar harapan kami web ini semakin besar dan semakin memberikan manfaat bagi banyak orang

Pencarian terkait :
  • Buku kelas 2 Tema 2 Bermain di lingkunganku
  • Soal pts kelas 2 tema 2
  • Tema 2 bermain di lingkunganku
  • Lingkunagan ku